Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
Feature
20 jam yang lalu
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
2
Jokowi Sudah Teken PP Gaji ke-13 PNS, Paling Lambat Cair Pekan Depan, Ini Besarannya
Nasional
9 jam yang lalu
Jokowi Sudah Teken PP Gaji ke-13 PNS, Paling Lambat Cair Pekan Depan, Ini Besarannya
3
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
GoNews Group
20 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
4
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
GoNews Group
21 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
5
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
GoNews Group
21 jam yang lalu
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
6
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
GoNews Group
20 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Longsor di Lintas Bukittinggi - Pasaman, Antrean Kendaraan Capai Puluhan Kilometer

Longsor di Lintas Bukittinggi - Pasaman, Antrean Kendaraan Capai Puluhan Kilometer
Material longsor yang menutupi Jalan Linats Sumatera (Jalinsum) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (1/12/2018). (foto: Sindonews.com/Wahyu Sikumbang)
Sabtu, 01 Desember 2018 19:07 WIB
AGAM - Hujan deras menyebabkan tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Material longsor berupa pohon besar dan tanah berbatu menutupi ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

Akibatnya, arus lalu lintas dari Kota Bukittingi menuju Pasaman dan sebaliknya putus total selama belasan jam. Video amatir warga merekam antrean panjang kendaraan yang terjebak macet akibat ruas jalan di Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Peristiwa tanah longsor ini terjadi sekitar Sabtu dinihari (1/12/2018) pukul 01.00 dinihari.

Material tanah longsor bercampur batu dan pohon besar menutupi badan jalan di Kilometer 13 Bukittinggi-Pasaman ini mengakibatkan kendaraan tak dapat melintas. Menurut warga, tingginya curah hujan yang terjadi sejak Jumat sore hingga Sabtu dini hari membuat tebing di pinggir jalan longsor dan menutup badan jalan.

Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas di jalan penghubung provinsi Sumatera Barat dengan Sumatera Utara ini. Sementara material longsor yang menutup badan jalan setinggi 5 meter dan panjang 7 meter membuat upaya evakuasi material longsoran berlangsung hingga belasan jam.

Dilansir dari Sindonews.com, hingga pukul 14.00 Sabtu siang, meski ruas jalan sudah bisa dilewati dengan sistem buka tutup, namun arus lalu lintas belum normal.

Arus lalu lintas di ruas jalan ini diperkirakan kembali normal Sabtu malam. Saat ini alat berat dari Pemerintah Kabupaten Agam masih di lokasi membersihkan sisa-sisa meterial longsor.

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana melalui Kapolsek Palupuh Iptu Syafri menjelaskan, akibat tanah longsor ini, arus lalu lintas dari Sumbar menuju Sumut dan sebaliknya menjadi terganggu. Pihaknya terpaksa melakukan sistim buka tutup lalu lintas.

Beruntung, kata Kapolsek, dalam peristiwa tanah longsor ini tidak korban jiwa. Dia menambahkan, sampai saat ini alat berat masih bekerja di lokasi dibantu petugas Polsek Palupuh dan Koramil Palupuh bersama masyarakat.

Masyarakat harus berhati-hati karena kiri kanan jalan raya rawan longsor terlebih musim hujan akhir-akhir ini," katanya. (rhs)

Editor : arie rf
Sumber : Sindonews.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Bukittinggi, Agam, Pasaman

Loading...
www www