Dilewati Dump Truck, Jembatan di Pesisir Selatan Ambruk

Dilewati Dump Truck, Jembatan di Pesisir Selatan Ambruk
Jembatan ambruk saat dilintasi truk bermuatan pasir di Nagari Air Barat Pessel, Kamis (22/11/2018).(Foto: Istimewa/Covesia.com)
Kamis, 22 November 2018 17:53 WIB
PAINAN - Satu unit jembatan semi permanen ambruk saat dilintasi dump truck yang membawa muatan pasir di Tanjuang Kandis, Kampung Labuan, Kenagarian Air Haji Barat, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (22/11/2018).

Seperti dilaporkan Covesia.com, jembatan tersebut adalah salah satu akses jalan utama yang harus dilewati setiap harinya. Dan jembatan itu juga penghubung dua Nagari Air Barat Dan Muaro Gadang Air Haji.

Salah seorang warga Febi (28) mengatakan, jembatan ambruk dan patah ketika dilalui dump truck bermuatan pasir sekitar pukul 15.00 wib. Karena tidak kuat menampung beban yang berat.

"Bagaimana tidak patah ketika dilalui kendaraan bermuatan tinggi, karena Jembatan tersebut sudah lama tidak diperbaiki," terang Febi saat dihubungi Covesia.com.

Ditambahkannya, akibat kejadian, memang tidak ada korban. Tapi pengendara kesulitan untuk melintasi jembatan, sebab jembatan berlobang cukup besar akibat truk itu.

"Beruntung pengemudi mobil tidak apa-apa. Tapi pengendara lain sekarang sulit untuk melewati jembatan. Lobangnya cukup besar. Jadi sangat membahayakan pengendara lain, apalagi dimalam hari," ulasnya febi.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda Aldi (38) mengatakan, kondisi jembatan tersebut semenjak dua bulan lalu sudah mengalami kerusakkan kecil. Seng baja dari lantai jembatan sudah renggang.

"Memang jembatan itu sudah rusak semenjak dua bulan lalu. Tapi juga tidak kunjung diperbaiki, pada akhirnya amblas saat dilewati mobil bermuatan tinggi," ungkapnya.

Ia mengatakan, terkait kondisi jembatan yang rusak parah. Ia berharap segera diperhatikan oleh Pemerintah, sebelum memakan korban.

"Kami sangat berharap jembatan ini segera diperbaiki. Dan ini juga bisa sebagai pelajaran untuk pihak terkait. Jangan menunggu amblas dulu baru diperbaiki. Sebaiknya ketika sudah diketahui rusak, segera diperbaiki. Jangan menunggu korban dulu," tutupnya. ***

Editor : arie rf
Sumber : covesia.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Pesisir Selatan

Loading...
www www