Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
GoNews Group
23 jam yang lalu
Sempat Diduga Korban Begal, Briptu Andri Ternyata Tewas Ditabrak Anggota TNI
2
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
Pemerintahan
24 jam yang lalu
SE Maret Dicabut, Kenali Satgas Covid-19 Daerah dari SE September
3
Ingat PSK yang Digerebek Anggota DPR Andre Rosiade di Hotel? Ini Vonis Dijatuhkan Hakim Kepadanya
Peristiwa
8 jam yang lalu
Ingat PSK yang Digerebek Anggota DPR Andre Rosiade di Hotel? Ini Vonis Dijatuhkan Hakim Kepadanya
4
Kata Dasco soal Pertemuan Erick-Ahok
GoNews Group
23 jam yang lalu
Kata Dasco soal Pertemuan Erick-Ahok
5
Massifkan Sosialisasi 4 Pilar, MPR Kerjasama dengan Universitas Terbuka
Politik
23 jam yang lalu
Massifkan Sosialisasi 4 Pilar, MPR Kerjasama dengan Universitas Terbuka
6
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
Politik
6 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Hanyut di Sungai Salido Ketek, Petani Ditemukan Tak Bernyawa

Hanyut di Sungai Salido Ketek, Petani Ditemukan Tak Bernyawa
Mayat korban dievakuasi oleh BPBD, SAR, TNI-Polri dan masyarakat setempat (foto: Ist/covesia.com)
Selasa, 30 Oktober 2018 14:44 WIB
PAINAN - Maizul (47), seorang petani warga Salido Ketek, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) hanyut terbawa arus Sungai Salido Ketek, Senin (29/10/2018) dan ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, pada Selasa (30/10/2018).

Menurut informasi dari BPBD setempat, korban menyeberangi Sungai Salido Ketek, pulang dari tempat ia berkebun ke rumahnya. Saat korban menyeberang, arus sungai dalam kondisi deras dan korban hanyut terbawah arus Senin sore sekitar pukul 17.30 Wib.

"Saat ini korban sudah ditemukan tim gabungan BPBD, polisi, dan bersama masyarakat sekitar pukul 08.30 Wib setelah melakukan penyisiran di lokasi Kampung Jambak, Bungo Pasang dan korban ditemukan terapung dengan kondisi tidak bernyawa," kata Kepala BPBD Pessel Herman Budiarto seperti diberitakan Covesia.com, Selasa (30/10/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini korban telah dilarikan ke rumah sakit setelah dievakuasi dan proses penanganan lebih lanjut, sesuai dengan permintaan keluarga sebelum korban dikebumikan.

"Setelah berhasil dievakuasi, pihak keluarga meminta untuk di larikan ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut sebelum korban di kebumikan," tutup Herman Budiarto. (cvs)

Editor:arie rf
Sumber:covesia.com
Kategori:Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Peristiwa, GoNews Group

wwwwww