Anggota DPR RI Apresiasi Program Sepeda Nusantara Kemenpora

Anggota DPR RI Apresiasi Program Sepeda Nusantara Kemenpora
Anggota Komisi X DPR RI Arzeti Bilbina dan Staf Ahli Kemenpora Bidang Politik Yuni Poerwanti (kerudung merah) ikut gowes.
Minggu, 28 Oktober 2018 21:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Ajang Sepeda Nusantara 2018 Etape Kota Surabaya berlangsung Minggu (28/10/2018). Animo tinggi ditunjukkan masyarakat Kota Pahlawan terhadap salahsatu program unggulan Kemenpora di bawah payung Olahraga, komando Menpora Imam Nahrawi.

Bukan hanya saat bersepeda, pra-acara yang menyuguhkan senam bersama di garis start, Jalan Wijaya Kusuma Surabaya, juga diikuti oleh ribuan orang yang bergerak dengan rancak. Tak hanya itu, mereka juga tampak bersemangat mengerakkan tubuhnya melakukan senam Ayo Olahraga.

Usai senam, para pejabat yang akan ambil bagian sekaligus melakukan seremonial start di ajang ini tampak mendapatkan perhatian besar dari Masyarakat. Kehadiran Anggota Komisi X DPR RI Arzeti Bilbina, menjadi rebutan para peserta Sepeda Nusantara 2018 untuk berfoto bersama sebelum start.

"Gini dong, ada yang ikut dari DPR, kalau bisa yang cantik-cantik gini," celetuk salah satu peserta bernama Wawan.

Selain Arzeti, ada juga Staf Ahli Kemenpora Bidang Politik Yuni Poerwanti yang didapuk untuk mengibarkan bendera start, tanda dimulainya Sepeda Nusantara.

Sementara untuk rute menempuh jarak sejauh 25 kilometer melalui Jalan Wijaya Kusuma – Wali Kota Mustajab - Jalan Pemuda - Panglima Sudirman - Urip Sumoharjo – Dr. Soetomo (polisi istimewa).

Rute berlanjut ke Jalan Indragiri - Mayjend Sungkono - Taman Makam Pahlawan. Kemudian berbelok ke kiri melalui villa bukit mas - Gunung Sari – Kebun Binatang Surabaya (KBS) - Diponegoro - Pasar kembang - Kedungdoro - Praban – Genteng Kali - Ngemplak dan finish di Jalan Wijaya Kusuma.

Yuni yang hadir mewakili Menpora Imam Nahrawi menegaskan bahwa program yang merupakan inisiatif Kemenpora melalui Deputi Pembudayaan Olahraga itu untuk menjawab program Nawacita Presiden Joko Widodo, diyakini berdampak positif, sehingga olahraga bisa dijadikan gaya hidup.

"Saat ini tingkat kebugaran masyarakat Indonesia usia 10 tahun ke atas masih belum mencapai target 35 persen.  Dengan program ini, kami yakin tingkat kebugaran masyarakat Indonesia bakal terus meningkat," ungkapnya.

Sepeda ini, lanjut Yuni, adalah olahraga yang membutuhkan biaya minim tapi berefek maksimal. Selain bisa mengurangi polusi udara, sepeda juga murah dan sangat efisian, namun bagus sekali untuk kesehatan.

''Kami berharap hari bersepeda di waktu-waktu tertentu setiap pekannya, bisa dilakukan oleh daerah. Setiap daerah jadinya punya hari bersepeda sendiri, tak hanya saat ada Sepeda Nusantara saja. Program ini gunanya ya untuk menstimulus kebijakan tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Arzeti yang harus melayani permintaan foto dari ratusan peserta, mengaku senang melihat antusiasme ini. "Tadi ada 5.000-an peserta. Kami sangat senang dan akan terus mendorong program ini bisa berlanjut," ungkapnya.

Sebagai anggota Komisi X, program yang mengolahragakan masyarakat seperti ini memang menjadi konsentrasi yang disarankan untuk dijalankan dari DPR RI.

"Jadi jalan terus, kami akan perjuangkan program ini nanti. Kami dari DPR RI sangat mendukung program yang bisa menyehatkan, membugarkan, masyarakat dengan cara yang efisien, seperti Sepeda Nusantara ini," tandasnya. ***

Kategori:Uncategories

wwwwww