Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Peristiwa
5 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
20 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
3
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
21 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
4
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
20 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
5
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Politik
20 jam yang lalu
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
6
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
5 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Pasca Peristiwa Garut, Plang Nama Banser Dumai Ditutup Sementara

Pasca Peristiwa Garut, Plang Nama Banser Dumai Ditutup Sementara
Papan nama Sekretariat Banser di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Dumai, Rabu (24/10/2018) ditutup terpal putih. Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Rabu, 24 Oktober 2018 19:19 WIB
DUMAI - Pengurus Banser Dumai, Riau akhirnya sepakat untuk menutup sementara plang nama organisasi mereka yang ada di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Dumai, Rabu (24/10/2018. Penutupan merupakan hasil kesepakatan bersama termasuk dengan Laskar Hulu Balang Melayu Riau / Forum Masyarakat Kelurahan Purnama.

Kesepakatan dibuat Selasa (23/102018) setelah melakukan perundingan yang dimediasi oleh Mapolsek Dumai Barat dimana sebelumnya sekelompok massa mendatangi mendatangi kantor Banser karena memprotes aksi pembakaran bendera bertulis lafazh tauhid oleh oknum anggota Banser di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.

Pada perundingan tersebut disepakati tiga poin yakni pihak Banser Dumai bersedia menutup sementara papan nama sekretariatnya di Jalan Cut Nyak Dien hingga situasi kondusif, dan Laskar Hulu Balang Melayu Riau/Forum Masyarakat Kelurahan Purnama juga harus bersedia membuka papan nama Banser Dumai saat masalah pembakaran bendera berlafazh kalimat tauhid telah selesai. Selain itu, kedua pihak juga sepakat Banser Dumai tetap melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan.

''Ini untuk menjaga situasi Dumai tetap kondusif,'' ujar Ketua Banser Dumai, Sutriyono.

Sementara itu, Panglima Laskar Hulu Balang Melayu Riau yang juga Perwakilan Forum Masyarakat Kelurahan Purnama, Haji Awaluddin Gedang mengatakan pihaknya tidak ingin terjadi gejolak di Kota Dumai pasca insiden di Garut.

Kapolsek Dumai Barat, Kompol Lukman Parluhutan mengatakan, kedua pihak sudah sepakat untuk menutup sementara papan nama sekretariat Banser di Dumai. Ada belasan orang ikut dalam mediasi yang juga dihadiri tokoh masyarakat dan perwakilan NU di Dumai. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : tribunpekanbaru.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa

Loading...
www www