Loading...

Hujan Lebat, Longsor Timbun Jalan dan Hantam Bangunan Sekolah di Agam

Hujan Lebat, Longsor Timbun Jalan dan Hantam Bangunan Sekolah di Agam
Kondisi jalan yang terban akibat curah hujan tinggi di Kabupaten Agam, Jumat (19/10/2018).(Foto: BPBD/covesia.com)
Jum'at, 19 Oktober 2018 18:53 WIB
AGAM - Curah hujan tinggi disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis malam membuat 2 unit bangunan di SDN 25 Sungai Angek, Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, tertimpa material longsor.

Diberitakan Covesia.com, selain menghantam bangunan sekolah, material longsor juga menimbun badan jalan di Lurah Kandang, Dusun Cumantiang, Jorong Batang Silasih, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, M Luthfi melalui Kepala Bagian Kedaruratan dan Logistik, Wahyu Bestari mengatakan, bangunan SDN 25 Sungai Angek, yang terletak di sisi tebing, saat curah hujan tinggi membuat material tanah batu menghantam dinding dan atap sehingga membuat lokal kelas 2 dan 3 rusak.

"Mendapat laporan tim BPBD Agam, bersama PMI, polisi, Satpol PP dan masyarakat setempat langsung melakukan evakuasi material tanah," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Jumat (19/10/2018).

Tidak hanya itu, pohon bambu yang tumbuh di sisi tebing juga ikut terbawa saat terjadi longsor. Akibat peristiwa itu proses belajar mengajar di 2 kelas terpaksa dipindahkan ke ruangan lain untuk sementara waktu.

Sementara itu material longsor juga membuat badan jalan di Lurah Kandang, Dusun Cumantiang, Jorong Batang Silasih, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang terban dengan panjang lebih kurang 15 meter yang mengakibatkan hanya bisa di lalui kendaraan roda dua.

Selain merusak badan jalan, material longsor juga menghantam kebun tebu warga yang terletak di sisi bawah jalan dengan luas 0,5 hektare.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian sekitar Rp132 juta," jelasnya. ***

Editor : arie rf
Sumber : covesia.com
Kategori : Sumatera Barat, Peristiwa, GoNews Group, Agam

Loading...
www www