Pileg 2019, PPP Targetkan 3 Besar di Nasional

Pileg 2019, PPP Targetkan 3 Besar di Nasional
Rusli Effendi
Minggu, 14 Oktober 2018 09:33 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menargetkan menjadi partai 3 besar dalam Pemilu 2019 ini. Karena itu, PPP menargetkan 1 kursi untuk 1 Dapil, sehingga tidak ada Dapil yang kosong lagi di Provinsi Riau dan RI.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PPP Regional Sumatera, Rusli Effendi ketika menghadiri Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) III Provinsi Riau bersamaan dengan pembekalan Caleg anggota DPRD Riau, Sabtu, (13/10/2018).

"Target kita secara nasional adalah 3 besar untuk Pileg 2019 ini. Maka itu kita targetkan 1 kursi untuk 1 dapil, supaya tidak ada Dapil yang kosong dari PPP," ujarnya.

Target tersebut menurut Rusli Effendi cukup beralasan dan wajar karena Caleg dari PPP telah diakui memiliki kualitas dan kapasitas yang tidak bisa diragukan. Melalui pembekalan Caleg ini pula, PPP akan mendiskusikan bagaimana agar Caleg memiliki formasi dan strategi yang tepat untuk memenangkan kursi legislatif.

"Melalui pembekalan ini, kita juga akan mengundang Bawaslu Riau, KPU dan juga kepolisian, agar secara teknis memberikan informasi terkait aturan - aturan kampanye 2019. 63 Caleg ini juga kita bimbing untuk memiliki formasi strategi yang saling bersinergi untuk memenangkan Pileg 2019," paparnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Riau, Azis Zaenal dalam kata sambutannya menegaskan, PPP adalah partai besar yang telah turun - temurun menghasilkan Caleg yang telah memberikan kontribusi dalam pengambilan kebijakan dibanyak daerah di Indonesia. Demikian juga untuk tahun ini, Azis mengharapkan semua Caleg juga kader partai saling bersinergi untuk memenagkan Pemilu dan kursi legislatif, sehingga dapat mengubah mindset dan kebijakan pemerintahan di Indonesia.

"Mari kita memperjuangkan secara betul - betul, bagaimana agar PPP semakin besar di Riau dan didaerah lainnya di Indonesia. Agar kita dapat lebih memperjuangkan dan mengubah mindset pemerintahan di negara, mengarahkan menuju kebijakan yang lebih baik," ujarnya. ***

wwwwww