Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
21 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
21 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
13 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
4
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
14 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
5
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
13 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
6
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
18 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Rupiah Anjlok Hingga Rp15.252, DPR Anggap Sri Mulyani Gagal Yakinkan Publik

Rupiah Anjlok Hingga Rp15.252, DPR Anggap Sri Mulyani Gagal Yakinkan Publik
Sri Mulyani. (istimewa)
Kamis, 11 Oktober 2018 12:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengatakan, setelah menyatakan yakin rupiah akan beranjak ke titik ekuilibrum baru, Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya gagal meyakinkan publik.

Faktanya kata dia, rupiah terus bergerak melemah hingga mencapai Rp 15.252 per dolar Amerika Serikat (AS) di perdagangan pasar spot.

"Setelah gagal meyakinkan sentimen publik bahwa rupiah baik-baik saja, kini Sri Mulyani mulai memberanikan diri untuk mengakui bahwa pelemahan rupiah akan terus berlanjut. Sikap Sri Mulyani ini pertanda bahwa ia telah lempar handuk untuk mengatasi tingginya nilai dolar," kata Heri, Kamis (11/10/2018).

Namanya sebagai menteri terbaik di Asia pun kata dia, kini jadi pertaruhan, karena Sri Mulyani tak mampu menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Dalam pandangan legislator Partai Gerindra ini, sikap Sri Mulyani itu mengindikasikan dua hal.

Pertama, ada perbedaan pendapat di pemerintah dalam merespon pelemahan rupiah. Kebijakan yang diambil sejauh ini terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan dalam menahan depresiasi rupiah.

"Kedua, perubahan sikap Sri Mulyani ini juga akan diikuti oleh Bank Indonesia yang merasa intervensi pasar tidak cukup efektif menahan pelemahan nilai tukar dan mengandung risiko menguras cadangan devisa," tandas legislator dapil Jawa Barat itu.

Seperti diketahui, cadangan devisa diprediksi akan terus turun ke level 115 miliar dolar AS sampai dengan akhir bulan Oktober. Ditambahkan Heri, pelemahan rupiah masih terus terjadi. Ia memprediksi rupiah bisa sampai Rp16.000 per dolar AS hingga akhir tahun ini jika tidak ada kebijakan yang drastis dari pemerintah. ***


Loading...
www www