Bamsoet Desak Mensos dan BNPB segera Berikan Bantuan Korban Gempa di Situbondo

Bamsoet Desak Mensos dan BNPB segera Berikan Bantuan Korban Gempa di Situbondo
Kamis, 11 Oktober 2018 15:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Terkait gempa 6,4 SR di Situbondo, Jawa Timur yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 9 orang lainnya luka-luka dan beberapa rumah mengalami kerusakan (11/10), Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo turut prihatin dan berbelasungkawa.

Ia juga turut mendoakan agar keluarga korban yang ditinggalkan dan korban luka-luka lainnya tetap tabah.

Ia juga mendorong Komisi VIII DPR agar meminta Kementerian Sosial (Kemensos) bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera memberikan bantuan, baik berupa bantuan pangan, obat-obatan, membangun tenda untuk korban gempa, membangun dapur umum, serta memberikan sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan air bersih guna memenuhi kebutuhan para korban terdampak gempa.

"Melalui Komisi V DPR saya meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) untuk segera melakukan pemetaan terhadap seluruh infrastruktur yang rusak akibat gempa, seperti rumah-rumah warga dan bangunan-bangunan yang bersifat pelayanan publik agar dapat segera dilakukan pembangunan kembali sehingga bangunan-bangunan dan wilayah yang mengalami kerusakan dapat segera pulih," ujarnya, Kamis (11/10/2018).

Mantan ketua Komisi III DPR ini juga mendesak, agar Komisi VIII DPR segera meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) bersama BPBD didampingi Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Timur untuk terus melakukan pertolongan dan pencarian bagi korban yang belum ditemukan, mengingat hingga saat ini masih dilakukan pendataan mengenai dampak gempa termasuk korban jiwa dan luka serta kerusakan bangunan akibat gempa.

"Selain itu, Komisi VIII DPR juga harus meminta Kemensos bersama BNPB untuk memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat Indonesia, mengenai hal-hal yang harus dilakukan ketika terjadi gempa, khususnya masyarakat yang berada di wilayah rawan gempa, sebagai bentuk antisipasi agar masyarakat tidak mudah panik dan selalu siap siaga ketika bencana gempa terjadi," paparnya.

"Dan yang terakhir, saya mengimbau kepada masyarakat terdampak gempa agar selalu mengutamakan kebersihan dan kesehatan guna mencegah penyakit yang mungkin menyerang para pengungsi, serta untuk selalu waspada dan tidak mempercayai dengan mudah berita-berita hoax yang mungkin beredar pascagempa, dan hanya mempercayai berita atau informasi dari website resmi BMKG ataupun pejabat Pemda yang berwenang," pungkasnya. ***

Kategori:Uncategories
wwwwww