Ingin Rujuk Ditolak, Pria Ini Tikam Mantan Istri hingga Tewas di Solok Selatan

Ingin Rujuk Ditolak, Pria Ini Tikam Mantan Istri hingga Tewas di Solok Selatan
Unit Cakkal Polda Sumbar sampai di Solsel sekira pukul 18.00 WIB, Selasa (2/10) dengan menggunaka anjing pelacak untuk mencari pelaku. (foto: harianhaluan.com/jefli)
Selasa, 02 Oktober 2018 20:32 WIB
SOLOK SELATAN - Masyarakat Solok Selatan (Solsel) digemparkan peristiwa pembunuhan. Korban adalah seorang ibu rumah tangga, yang diduga dibunuh oleh mantan suaminya di Jorong Mudiak Lolo Timur, Nagari Sako Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu.

Korban Resti Nova Dila (20) tewas dengan beberapa luka tusukan benda tajam, Senin (1/10/2018) malam sekira pukul 22.00 WIB di depan rumahnya sendiri.

Diberitakan harianhaluan.com, mantan suami korban bernama Muhammad Budi (23) itu tinggal di rumah kontrakannya di daerah Jorong Lasuang Batu, Nagari Kapau Alam Pauh Duo.

Menurut tetangga yang juga kakak dari korban, Maisri Elfita jika pelaku sudah tidak tinggal serumah dengan korban tetapi kerap datang ke rumah orangtua korban di Mudiak Lolo Timur dengan alasan mengunjungi anak perempuan mereka yang masih berusia dua tahun.

"Pelaku ingin kembali membina hubungan rumah tangga dengan adik saya sekitar sebulan belakangan. Namun, korban tidak mau," ucap Maisri pada awak media.

Maisri mengatakan, pada malam Senin itu, pelaku datang namun tidak masuk ke dalam rumah, karena memang sang mantan istri tidak membolehkan masuk rumah.

"Terjadi pembicaraan di depan pintu rumah dan tidak berselang lama terdengar suara minta tolong," katanya.

Nyawa Resti Nova Dilla tak tertolong lagi, karena sebilah pisau yang menusuk di bagian perutnya, sedangkan pelaku kabur setelah membunuh mantan istrinya.

Saat itu, katanya, korban masih bisa bicara sambil minta tolong dan menunjuk ke arah tersangka yang melarikan diri. Malam itu juga korban langsung dilarikan ke RSUD Solok Selatan. Sayang, di perjalanan nyawa korban tidak bisa ditolong akibat tusukan benda tajam menancap di bagian jantungnya.

"Adik saya tak bisa tertolong lagi, di perjalanan dia tiada," kata Maistri.

Pagi harinya keluarga korban, lanjut Maistri Elfita, melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib di Polsek Sungai Pagu.

Sekitar pukul 04.00 WIB jelang Subuh, pelaku ditemukan oleh pemuda sedang tertidur di rumah kontrakannya di Jorong Lasung Batu, Kapau Alam Pauh Duo.

"Dari delapan pemuda yang hendak mencoba mengamankan pelaku,nyatanya dua orang malah ikut terluka dan mendapatkan perlawanan. Ia dibanting pelaku hingga berhasil kabur dengan kondisi kepala terluka," ujar Sabarudin, warga Lasung Batu.

Dikarenakan badan tersangka kekar dan memiliki kekuatan sehingga tubuhnya terlepas dari pegangan para pemuda, bahkan dua pemuda terpelanting serta terluka, sehingga tersangka melarikan diri kearah hutan melalui kebun karet warga.

"Pelaku kabur, setelah melukai dua pemuda Mudik Lolo Timur," ucapnya.

Terpisah, Kapolres Solsel AKBP Imam Yusdianto, melalui Kapolsek Sungai Pagu AKP Henwel membenarkan kasus pembunuhan itu.

Hingga pukul 18.30 WIB Selasa (2/10/2018), pihak kepolisian bersama unit K9 Cakal Polda Sumbar dengan dua ekor anjing pemburu masih melakukan pencarian ke beberapa titik yang dianggap tempat bersembunyi tersangka.

"Intinya anggota siap siang dan malam. Tersangka harus tertangkap. Malam ini juga unit Cakal bakal melakukan pencarian terhadap pelaku dengan tim Cakal," ucapnya. ***

Editor:arie rf
Sumber:harianhaluan.com
Kategori:Sumatera Barat, Hukum, Peristiwa, GoNews Group, Solok Selatan

wwwwww