Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
16 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
16 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
4
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
15 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
5
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
6
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Kesehatan
14 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Curi Kabel Senilai Ratusan Juta, 7 Karyawan Ditangkap Polres Sijunjung

Curi Kabel Senilai Ratusan Juta, 7 Karyawan Ditangkap Polres Sijunjung
Tujuh pelaku pencurian kabel diringkus Polres Sijunjung, Selasa (14/8). (foto: Ist/JawaPos.com)
Selasa, 14 Agustus 2018 19:23 WIB
SIJUNJUNG - Tujuh karyawan PT Galayya Lestarindo terpaksa meringkuk di sel tahanan Polres Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar). Mereka diduga mencuri kabel di tempat kerjanya sendiri sejak dua bulan lalu.

Para tersangka berinisial AA (23), AJ (21), JE (30), YM (34), Z (38). Lima orang itu berasal dari Jorong Cilacap, Nagari Sungai Lansek, Kecamatan Kamang Baru.

Sedang pelaku lainnya berinisal ES (22), warga Desa Selamat, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang. Satu lagi pelaku berinisial GN (20), warga Dusun II Munjul, Desa Pasar VI Kwala Mancirim, Kecamatan Sungai Bingai, Kabupaten Langkat.

Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir mengatakan, penangkapan tujuh tersangka berawal dari 4 kali laporan pencurian kabel yang masuk ke polisi. Berdasarkan informasi itu, polisi melacak keberadaan pelaku.

Kuat dugaan, komplotan itu sudah beraksi sejak Juni 2018. "Semuanya karyawan PT Galatta Lestarindo. Mereka melakukan aksi berulang-ulang dalam waktu yang berbeda-beda," kata Imran Amir dalam konferensi pers di Mapolres Sijunjung, Selasa (14/8/2018) seperti dilansir JawaPos.com.

Para pelaku diciduk petugas di tempat berbeda. GN dan ES ditangkap di Medan, dan YM ditangkap di Kota Padang. Sedangkan AA, AJ, JE dan Z ditangkap dilingkungan PT Galatta Lestarindo.

Dalam aksinya, pelaku membakar kabel untuk memisahkankan tembaganya. Selanjutnya, tembaga kabel dijual kepada penadah seharga Rp 60 ribu per kg. Akibat ulah para pelaku, perusahaan menelan kerugian hingga Rp 128 juta.

"Penadah dan para tersangka sudah kami amankan. Sekarang Menunggu proses selanjutnya," jelas Imran. ***

Editor : Arie RF
Sumber : JawaPos.com
Kategori : Sumatera Barat, Hukum, Peristiwa, GoNews Group, Sijunjung

Loading...
www www