Maladewa Sambut Antusias Ajang 18th Asian Games OCA Fun Run

Maladewa Sambut Antusias Ajang 18th Asian Games OCA Fun Run
Sabtu, 14 Juli 2018 03:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Meski pelaksanaan Asian Games 2018 tinggal kurang dari 40 hari lagi, promosi terus digaungkan ke seluruh dataran Asia. Setelah pelaksanaan Fun Run di Jepang dan Jordania, Dewan Olimpiade Asia (OCA)  akan menggelar rangkaian 18th Asian Games Fun Run di Male, ibukota Maladewa.

Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) berterima kasih atas kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh Asia. Terlebih kegiatan ini merupakan bagian dari pembanguan dan promosi program sosial olahraga OCA yang intensif dilaksanakan di 45 NOC.

"Kami mengapresiasi langkah dari Presiden OCA, Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah yang mendorong agar kegiatan OCA 18th Asian Games Fun Run menjadi bagian penting untuk mempromosikan pesta olahraga bangsa Asia ke seluruh negara-negara Asia. Terutama terhadap generasi muda di setiap negara. INASGOC dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) selalu hadir di setiap perhelatan itu untuk memperlihatkan perhatian dan dukungan terhadap setiap kegiatan untuk menyemarakkan Asian Games 2018," ucap Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018,  Erick Thohir.

Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Indonesia terus bekerjasama dengan OCA, mengajak generasi muda agar mengetahui lebih jauh dan juga terlibat aktif di Asian Games 2018. Program Fun Run ini telah dilaksanakan sejak Asian Games 2006. Rangkain Fun Run 18th Games 2018,  telah diikuti tak kurang dari 40.000 peserta. Sebagian besar peserta terdiri dari anak-anak sekolah, remaja, kalangan muda, orang tua, dan para olimpian di 30 negara Asia.

Setelah Fun Run di Maladewa, kegiatan akan dilanjutkan ke India, pada 15 Juli sekaligus memulai prosesi torch relay dengan penyulutan dari sumber api abadi Asian Games di Major Dhyanchand stadium New Delhi, India. Penyulutan api ditandai dengan ceremony kick off oleh pimpinan INASGOC, pejabat OCA, serta Presiden Indian Olympic Committe. Direncanakan, pada 16 Juli Torch Relay akan dibawa ke Indonesia untuk dikawinkan dengan api di Mrapen pada 17 Juli. Selanjutnya torch relay akan dibawa mengelilingi kota-kota di 18 provinsi.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan di kantor NOC Maladewa, Kamis (12/7/2018), Wissam Trkmani- Special Officer for OCA President menyampaikan pesan presiden OCA yang menyatakan bahwa Fun Run merupakan tradisi dalam mempromosikan Asian Games.

"Asian Games lebih dari sekadar medali.  Ia membangun spirit dan persahabatan. Fun run akan menjadi ikatan antar atlet dan masyarakat semakin kuat. Kita akan melihat anak-anak dan orang tua saling bergandeng tangan. Dengan fun run juga diharapkan akan menjadi 'ever-lasting memory' bagi masyarakat kota Male," ujarnya.

Kegiatan Fun Run yang mengambil tempat di tengah kota Male ini akan menjadi akhir dari rangkaian kegiatan 18th Asian Games 2018, Fun Run.

"Terima kasih kepada OCA yang telah memilih Maladewa untuk melaksanakan Fun Run. Kegiatan olah raga besok akan diikuti lebih dari 500 peserta, yang sebagian besar akan diikuti siswa sekolah dan menempuh jarak kurang lebih 2,2 KM. Semoga dapat mempromosikan dan membangkitkan semangat anak-anak terhadap Asian Games," ungkap Ahmed Latheef - Vice President MOC dalam kesempatan yang sama. 

Hellen Sarita de Lima, perwakilan dari KOI yang menghadiri acara ini menyampaikan ungkapan terima kasih pada OCA dan MOC atas pelaksanaan ajang Fun Run. "Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah yang kedua kali Asian Games. Kami berharap rangkaian fun run yang terakhir ini akan menjadikan Asian Games sebagai Energy of Asia. Kami mengundang masyarakat kota Male dating ke Jakarta dan Palembang sekaligus menjadi supporter dari delegasi Maladewa," tambah Hellen.

Dalam jumpa pers itu,  Ibrahim Nahid, Chef de Mission kontingen Maladewa menerangkan bahwa negaranya akan memberangkatkan 77 orang atlet didampingi sekitar 20 orang official. Ini adalah keikutseetaan Asian Games yang ke-9 bagi negara yang berpenduduk kurang dari setengah juta jiwa tersebut. “Sekitar 45% dari atlit kami adalah wanita. Kami sedang menggiatkan program untuk mendekatkan wanita pada olahraga agar mereka dapat bersinar dalam kancah regional” tutup Nahid. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Uncategories
wwwwww