Sambangi DPD RI, PBB Bakal Berikan Gelar Honorary Doctorate of Political and Public Affairs ke Oesman Sapta Odang

Sambangi DPD RI, PBB Bakal Berikan Gelar Honorary Doctorate of Political and Public Affairs ke Oesman Sapta Odang
Oesman Sapta Odang saat menerima perwakilan PBB. (Muslikhin/GoNews.co)
Kamis, 12 Juli 2018 18:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA – Perwakilan dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) hari ini menyambangi ruang kerja Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang. Kedatangan perwakilan/Delegasi PBB tersebut, dalam rangka menkonfirmasi rencana PBB memberikan gelar kehormatan Honorary Doctorate of Political and Public Affairs dari Euclid University.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang mendalam dan perayaan untuk Yang Mulia Dr. Haji Oesman Sapta untuk menerima gelar Kehormatan Doktor dari Euclid University," ujar Perwakilan Euclid University untuk Indonesia dan Timor Leste, Datuk Agung Sidayu kepada GoNews.co, Kamis (12/7/2018) usai bertemu dengan Oesman Sapta Odang.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, Euclid University adalah organisasi antar pemerintah dengan universitas yang didirikan melalui perjanjian multilateral pada 2008, yang berbasis perjanjian dengan keanggotaan dari 12 negara yang mencakup empat benua serta menawarkan program pascasarjana multidisiplin.

"Jadi, Honorary Doctorate of Euclid University diberikan kepada mereka yang memiliki kontribusi sangat besar terhadap kemajuan masyarakat, sumber daya manusia dan penelitian akademis. Untuk Indonesia, kami melihat ada pada sosok Dr. Haji Oesman Sapta," tandasnya.

Oeso kata dia, sebagai penerima gelar kehormatan tersebut, sangat berarti karena ini adalah gelar doktor kehormatan pertama yang diberikan kepada Pemimpin Indonesia oleh Euclid University. Ia juga melihat, Oesman Sapta berhak menerimanya karena telah memberikan kontribusi luar biasa kepada kemajuan pembangunan demokrasi Indonesia melalui dedikasinya sebagai pemimpinan Partai HANURA dan sebagai Pimpinan DPD RI.

"Beliau juga kita nilai telah menjadi mentor inovatif untuk para generasi muda Indonesia sebagai Politisi dan Businessman. Beliau juga telah memberikan contoh nyata dari kisah perjuangan hidupnya yang keras dan akhirnya mencapai posisi yang tinggi dibidang politik dan bisnis," tukasnya.

Datuk Agung Sidayu juga menjelaskan, kisah hidup sukses Oesman Sapta sangat menginsipirasi banyak orang. Oso kata dia, tumbuh dalam keluarga yang rendah hati, penuh kasih dan sudah bekerja keras dan bekerja cerdas sejak muda.

"Beliau luar bisa, memulai karier sebagai seorang buruh dan pedagang skala kecil kemudian memulai bisnis konstruksi yang sukses hingga memiliki usaha dengan cabang jika ditotal 11 perusahaan di bawah Grup Oso," paparnya.

Usaha Oso paparnyam mulai dari pengembangan property, investasi, pertambangan, perkebunan dan banyak usaha lainnya. “Pak Oesman Sapta telah mengumpulkan kekayaan yang cukup untuk didaftarkan sebagai tokoh dalam 150 daftar Orang Indonesia Terkaya di Asia.

Selain itu, Oso juga dianggap sebagai pemersatu bangsa. Sejak berkarier di kampong halamanya Kalimantan Barat, Oesman Sapta tidak hanya berfokus pada kelompok orang yang bermukim tetapi juga para migran.

"Bahkan ia telah diadopsi ke dalam Suku Dayak Kayan pada tahun 2002, dan menerima gelar kehormatan Datuk dari Bangka Belitung dan Air Sulit di Minangkabau. Selain memiliki kursi di Dewan Perwakilan Daerah dan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Yang Mulia Dr. Oesman Sapta juga memegang posisi dalam asosiasi pertanian (HKTI), organisasi olahraga, dan banyak lagi," tandasnya.

Perwakilan Euclid University ini bahkan menepatkan Oeman Sapta sejajar dengan John Major yang diketahui sebagai mantan Perdana Menteri Inggris, yang juga akan menerima penghargaan yang sama.***

Kategori:Uncategories
wwwwww