Ada Dugaan Permainan Proyek Miliaran KemenPUPR di Padang, CBA Desak KPK Panggil Basuki Hadimuljono

Ada Dugaan Permainan Proyek Miliaran KemenPUPR di Padang, CBA Desak KPK Panggil Basuki Hadimuljono
Kamis, 12 Juli 2018 16:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) melalui satuan kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air WS Indragiri-Akuaman, WS Kampar, WS Rokan Provinsi Sumatera Barat melaksanakan proyek Pembangunan pengendali sedimen Batang Kuranji dan anak sungainya yang berlokasi di kecamatan Kuranji Kota Padang.

Namun dalam pengerjaan proyek tersebut, KemenPUPR diduga ada main mata soal anggaran. Hal ini diungkapkan Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang nurjaman kepada GoNews.co, Kamis (12/7/2018) di Jakarta.

"Dalam catatan kami, Proyek Kemen PUPR ini masuk 4 tahun anggaran yakni 2017, 2018, 2019, dan 2020. Proyek ini sendiri bernilai Rp 244,1 miliar lebih. Proyek pembangunan pengendali sedimen Batang Kuranji dan anak sungainya cukup alot dan panjang. Hal ini terlihat dari 4 kali amandemen. Catatan penting lainnya ditemukan adanya indikasi permainan dalam proyek bernilai ratusan miliar tersebut," ujarnya.

Pertama kata dia, di pertengahan tahun 2015 pihak kemen PUPR menunjuk PT. PP selaku pemenang proyek dan menyepakati nilai proyek sebesar Rp238.449.000.000. "Namun dalam perkembangannya terjadi beberapa kali amandemen," tandasnya.

Kedua lanjut Jajang, nilai proyek yang sebelumnya bernilai Rp 238,4 miliar berubah dan bertambah menjadi Rp244.198.975.000. Hal ini sangatlah janggal karena selisih penambahan nilai cukup besar sebesar Rp 5,7 miliar.

Ketiga, dalam pelaksanaan pembangunan bangunan pengendali sedimen Batang Kuranji dan anak sungainya ditemukan indikasi mark up. Dimana pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT PP terkait pekerjaan galian dan timbunan, normalisasi sungai dan perkuatan tebing senilai Rp27 miliar lebih tidak sesuai dengan laporan yang diberikan, namun aneh PT PP tetap mendapatkan bayaran yang sama dari Kemen PUPR.

"Untuk itu, kami mendorong pihak berwenang khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti temuan di atas, Jika perlu panggil Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk dimintai keterangan," pungkasnya.***

Kategori:Uncategories

GoSumbar.com Jelang Pilpres 2019, Potensi Kebocoran Pertamina Capai Rp3,9 Triliun
GoSumbar.com Dugaan Skandal 3 Mega Proyek Kapal Tanker PT Pertamina, CBA: KPK Jangan Diam Saja
GoSumbar.com Bantah Temuan CBA soal Anggaran Rp106 Miliar untuk Jasa Keamanan Anggota, Sekjen DPR: Ngawur Itu
GoSumbar.com Habiskan Rp106,6 M untuk Jasa Keamanan Anggota DPR RI, CBA: Boros dan Merugikan Negara
GoSumbar.com Ada Dugaan Korupsi Proyek Kemenkes, CBA Desak KPK Periksa Menteri Nila Moeloek
GoSumbar.com CBA Sesalkan Anggaran Rp505,4 Miliar untuk IMF Lancar, Tapi untuk Gempa Lombok Mampet
GoSumbar.com BUMN Borong Tiket Asian Games untuk Pejabat Publik, KPK: Itu Bagian dari Gratifikasi
GoSumbar.com Waduh, BUMN Borong Tiket Asian Games, KPK Harus Periksa Deputi Kementerian BUMN Nih...
GoSumbar.com Diresmikan Pak De dengan Menelan Anggaran Rp12,5 Triliun, LRT Palembang Kok Mogok Terus?
GoSumbar.com Ketika Devisa Negara Terkuras dan Import Dihentikan, Infrastruktur Terancam Mangkrak
GoSumbar.com Diduga Pakai Anggaran Ilegal, Kemendagri Harus Cabut Surat Perintah Alokasi APBD untuk THR dan Gaji 13
GoSumbar.com CBA: Mulai dari Sembako Sampai THR, Pencitraan Jokowi Menguras Keuangan Negara
GoSumbar.com Alaska: Gaji Megawati Dkk di BPIP Lebih Tepat Untuk Mencicil Hutang Negara
GoSumbar.com Rilis 200 Penceramah Sesuai Selera dan Potensi Kerugian Negara Akibat Ulah Kemenag
GoSumbar.com Jonatan Susul Anthony ke Babak Kedua Badminton Asia Championship
GoSumbar.com Memprihatinkan, Bukan Cuma Pelayanan yang Bobrok, PLN Juga Diduga Rugikan Negara Rp17,9 Triliun
GoSumbar.com Program dan Anggaranya Tak Nyambung, Menteri Hanif Dhakiri Bikin Jokowi Dongkol
GoSumbar.com Enak Banget Ya, Disaat Nasib Ribuan Karyawan Tak Jelas, Gaji Komisaris Jasa Marga Melonjak
wwwwww