Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
Sumatera Barat
14 jam yang lalu
Dua Pelabuhan di Sumbar Ditargetkan Beroperasi 2023
2
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
19 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
3
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Peristiwa
22 jam yang lalu
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
4
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
Padang
12 jam yang lalu
Polresta Padang Tangkap Pencuri Ban Mobil Gunakan Karung Pasir
5
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
GoNews Group
3 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
6
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
Kesehatan
22 jam yang lalu
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Perantau Minang yang Pulang Kampung Lebaran Kali Ini Diprediksi Turun 30 Persen

Perantau Minang yang Pulang Kampung Lebaran Kali Ini Diprediksi Turun 30 Persen
Minggu, 03 Juni 2018 15:13 WIB
PADANG - Pemudik menuju Sumatera Barat pada Idul Fitri 2018 mendatang diprediksi akan turun 30 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Menurunnya jumlah 'Rang Minang' perantau pulang kampung karena ekonomi lesu.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran memprediksi ini mengacu pada tingkat keterisian moda transportasi sejak tahun 2017. Bila jumlah pemudik pada lebaran 2017 sebanyak 3,5 juta orang, maka tahun ini diperkirakan jumlahnya berada di sekitar 2 juta orang.

Penurunan paling signifikan terjadi pada angkutan darat. Tradisi 'Pulang Basamo' (mudik bareng) menurun drastis.

"Kami perkirakan tingkat atau kegiatan pulang bersama akan menurun 30-40 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya," kata Amran seperti dikutip dari Medcom.id, Sabtu, 2 Juni 2018.

Secara umum, persiapan angkutan Lebaran untuk tahun ini sama dengan tahun 2017. Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) misalnya, ketersediaan kursi untuk 1,6 juta penumpang sejak H-7 hingga H+7 Lebaran.

Sementara untuk angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), tahun ini disediakan 666 kendaraan dengan jumlah kursi 40 per angkutan.

Jumlah angkutan yang disediakan tahun ini memang menurun karena tahun lalu. Namun, hanya 300 kendaraan yang terisi penuh dari 900 kendaraan yang disediakan.***

Editor : Arie RF
Sumber : medcom.id
Kategori : Sumatera Barat, Umum, GoNews Group, Rantau

Loading...
www www