Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
Politik
15 jam yang lalu
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
2
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
3
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
19 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
GoNews Group
19 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Intip Payudara di Starbucks
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Intip Payudara di Starbucks
6
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Ssst...! Giliran Idrus Marham Diperiksa KPK Nih, Soal Kasus Suap Bakamla

Ssst...! Giliran Idrus Marham Diperiksa KPK Nih, Soal Kasus Suap Bakamla
Senin, 21 Mei 2018 15:54 WIB
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Sekjen Partai Golkar itu tiba di markas antirasuah pukul 14.15 WIB.

Idrus yang mengenakan kemeja putih tak banyak berbicara, dia memilih masuk ke dalam Gedung KPK. Tak lama berselang, Idrus naik ke lantai dua ruang pemeriksaan.

Nama Idrus sendiri tak ada dalam jadwal pemeriksaan penyidik KPK. Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Idrus diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fayakhun Andriadi dalam kasus dugaan korupsiproyek pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

"(Idrus Marham) Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FA (Fayakhun Andriadi)," ujar Febri saat dikonfirmasi, Senin (21/5).

Nama Idrus sendiri sempat disebut turut serta menerima aliran dana dalam proyek satelit monitoring di Bakamla. Hal tersebut terucap dari mulut Yorrys Raweyai yang diperiksa sebagai saksi untuk Fayakhun pada Senin 14 Mei 2018.

"Banyak katanya (yang disebut Fayakhun menerima uang). Antara lain Pak Idrus, terus Pak Freddy, terus, ada beberapa itu," kata Yorrys usai diperiksa penyidik KPK.

KPK menetapkan anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi (FA) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla. Fayakhun diduga menerima fee sebanyak Rp 12 miliar dan USD 300 ribu.

Uang diterima Ketua DPD Partai Golkar DKI itu dari Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia Fahmi Darmawansyah. Uang diberikan secara bertahap sebanyak empat kali melalui anak buahnya Muhammad Adami Okta.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : liputan6.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www