Home > Berita > Umum

Polisi Sebut Pak Ngah, Penyerang Mapolda Riau Pimpinan Kelompok Pemanah JAD

Polisi Sebut Pak Ngah, Penyerang Mapolda Riau Pimpinan Kelompok Pemanah JAD
Mapolda Riau. (Istimewa)
Kamis, 17 Mei 2018 21:40 WIB
PEKANBARU -Salah satu dari empat terduga teroris yang tewas saat penyerangan di Mapolda Riau merupakan salah satu pimpinan kelompok jaringan Jamaah Anshorut Daulay (JAD) Kota Dumai. Namanya Mur Salim alias Pak Ngah (48).

Pak Ngah tewas ditembak polisi bersama 3 anak buahnya, Adi Sugiyanto (26) Suwardi, (29) dan Pogang (45). Satu terduga teroris lain yang berperan sebagai sopir masih diburu polisi.

"Pak Ngah disebutkan sebagai pimpinan jaringan mereka. Para pelaku merupakan warga Kota Dumai," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto seperti dikutip GoNews.co dari merdeka.com, Kamis (17/5) malam.

Sunarto menyebutkan, Pak Ngah merupakan pimpinan kelompok pemanah dari jaringan teroris di Dumai tersebut. "Dia terdeteksi dari kelompok pemanah," kata Sunarto.

Dia menjelaskan, pascapenyerangan yang terjadi di Mapolda Riau, tim gabungan langsung melakukan penggeledahan di beberapa lokasi Kota Dumai, yang diduga sebagai kediaman dari para terduga teroris yang tewas.

Dalam penggeledahan itu, personel dibagi dalam tiga tim. Tim pertama, melakukan penggeledahan di rumah Mur Salim atau Pak Ngah yang tewas di tembak di Mapolda kemarin.

"Tim kedua melakukan penggeledahan di rumah Suwardi yang tewas kemarin dan tim ketiga melakukan penggalian di jaringan Mur Salim atau Pak Ngah," bebernya.

Hasilnya, delapan orang pun diamankan. Diantaranya yakni Harmidi (HAR) yang merupakan kakak Suwardi dan ibunya Nilam (NI). Lalu, Aan Santoso (AS), Dede Supriadi (DS), Syafrizal alias Ijal (SY/IJ).

Kemudian Sri Wahyuni (SW) yang merupakan ibu dari Adi Sufyan dan dua adiknya, Hardiyanto (HD) serta Yuyut Eko Prasetyo (YEP).

"Delapan orang hasil pengembangan dari penyerangan di Mapolda Riau saat ini sedang dalam pendalaman di Polres Dumai," ucapnya.

Delapan terduga teroris yang diamankan beberapa di antaranya diketahui memiliki hubungan darah dengan Suwardi dan Adi Sufyan, dua pelaku yang tewas saat penyerangan di Mapolda Riau.

"Perkumpulan yang mereka lakukan terbiasa dengan panah. Beberapa dari mereka merupakan satu keluarga," ucap Sunarto.

Dari hasil penggeledahan diamankan beberapa barang bukti. Itu berupa senapan angin, buku-buku tentang jihad, buku yang berbahasa Arab, busur dan anak panah, sasaran target panah yang terbuat dari kayu.

Diberitakan sebelumnya, kelompok terduga teroris menyerang Mapolda Riau, Rabu (16/5) sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka menerobos masuk di gerbang depan Mapolda Riau dengan menggunakan mobil Avanza warna putih dengan nopol BM 1192 RQ.

Mobil menabarak Aiptu Auzhar hingga meninggal dunia. Bahkan dua orang jurnalis televisi juga turut ditabrak, namun selamat dan mengalami luka-luka.

Kemudian terduga teroris dengan pedang samurai tersebut menyerang polisi secara membabi buta. Akibatnya, dua orang petugas mengalami luka bacok.

Salah satunya Bripka Jhon Hendrik yang mengalami luka pada jempol tangan kanan. Kemudian Kompol Farid Abdullah Bidkum mengalami luka di belakang kepala.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Umum, Peristiwa, Hukum

GoSumbar.com 5 Orang yang Diduga Berkaitan dengan Pelaku Teror di Polda Riau Dibawa ke Jakarta
GoSumbar.com Pasca Serangan di Mapolda Riau, Driver Ojek Online Mengaku Sepi Orderan
GoSumbar.com Disangka Teroris, Ternyata Pria di Kupang Ini Pengajar Matematika
GoSumbar.com Terima Laporan Masyarakat, Polda Riau Janji Siap Tangani Dua Akun Penista Agama
GoSumbar.com Polisi: 8 Terduga Teroris yang Ditangkap di Riau Masih Satu Keluarga
GoSumbar.com 2 Kitab, Vcd dan Buku Jihad Disita Usai Tangkap 8 Terduga Teroris di Riau
GoSumbar.com Tiba di Pekanbaru dengan Dijaga Ketat, Kapolri Langsung Cek Lokasi Penyerangan Terduga Teroris di Polda Riau
GoSumbar.com Kader HMI se-Malang Raya, Sebut BIN dan Polri Gagal Memberikan Rasa Aman ke Rakyat
GoSumbar.com Hingga Malam Ini, 7 Orang Diamankan Pasca Serangan Terduga Teroris di Polda Riau, Berikut Perkembangan Terbarunya
GoSumbar.com Sejumlah Ormas dan Tokoh Muda Pekanbaru, Besok Bakal Laporkan Akun Ini ke Polda Riau
GoSumbar.com Kehilangan Sosok Ipda Auzar, Wakapolri: Beliau yang Urus Ibu dan Anak-anak Saya
GoSumbar.com Terungkap, Identitas 4 Pelaku Teror Polda Riau, Ternyata Jaringan Napi yang Tewas di Mako Brimob
GoSumbar.com Sebut Alquran Omong Kosong dan Islam Agama Sarang Teroris, Polda Riau Diminta Ciduk Pemilik Akun FB Ini
GoSumbar.com Penumpang Sempat Dievakuasi, Pria Berusia 71 Tahun Diamankan di Bandara SSK II Pekanbaru Setelah Bercanda Soal Bom ke Pramugari
GoSumbar.com Isu Penyerangan Polsek Tampan Hoax, Ini yang Sebenarnya Terjadi
GoSumbar.com Pasca Penyerangan Mapolda Riau, Polres Dumai Gerebek Satu Gubuk Terduga Anggota Kelompok Teroris
GoSumbar.com Wasekjen DPP PAN Berbela Sungkawa atas Gugurnya Anggota Polisi pada Insiden Teror di Mapolda Riau
GoSumbar.com Sopir yang Terlibat Penyerangan di Mapolda Riau Masih Diburu, Begini Situasi Polda Riau Terkini
wwwwww