4 Orang Dikabarkan Tewas pada Penyerangan oleh Terduga Teroris di Mapolda Riau, Ini Kronologisnya...

4 Orang Dikabarkan Tewas pada Penyerangan oleh Terduga Teroris di Mapolda Riau, Ini Kronologisnya...
Rabu, 16 Mei 2018 11:52 WIB
PEKANBARU - Empat pelaku serangan teror di Mapolda Riau ditembak mati oleh polisi. Satu orang bagian dari kelompok tersebut ditangkap dan ditahan.

Seperti diketahui, Markas Kepolisian Daerah Riau diserang sekelompok orang, Rabu 16 Mei 2018. Peristiwa nahas itu terjadi ketika berlangsungnya persiapan konferensi pers kasus narkoba. Sehingga banyak wartawan berkumpul menunggu keterangan kasus narkoba.

Salah satu wartawan, Syahnan Rangkuti jadi saksi mata aksi tembak mati para teroris di Mapolda Riau. ''Mulanya ada suara keras, kami kira tabrakan. Mobil putih itu tiba-tiba masuk mapolda... Kami lihat mobil berhenti menurunkan dua orang berpakaian hitam-hitam membawa pedang,'' kata Syahnan seperti dikutip dari laporan langsung ke siaran Kompas TV, Rabu.

Ia mendeskripsikan, penjagaan di Mapolda Riau sudah ketat, tidak seperti hari lain. Ada banyak polisi dengan rompi hitam dan bawa senjata laras panjang yang berjaga. ''Saat mobil putih di dalam Mapolda, langsung pada teriak ''teroris! Teroris!'' Jadi ketika mobil turunkan orang, polisi beraksi. Mobil maju lagi, saya sudah tidak bisa lihat. Saya menyelamatkan diri,'' tutur Syahnan.

Ia pun keluar dari pintu sebelah selatan, lalu melihat mobil putih sudah di luar pintu selatan. Terdengar polisi sedang menembaki teroris, kata dia. ''Satu orang terlihat terkapar di jalan. Karena berbahaya saya masuk lagi mapolda dan bertemu teroris yang mau keluar. Dari ruang Sabhara ada perintah tembak. Akhirya (teroris) yang berhadapan dengan saya ditembak dan tersungkur,'' kata dia.

Syahnan juga bertutur dari sisi selatan, ada polisi yang dibawa dengan luka di kepala bercucuran darah. Disusul dari arah pintu mapolda ada polisi lagi dengan luka berdarah di leher. Kedua polisi dibawa ke rumah sakit dengan ambulans.

Kronologi Avanza terobos Mapolda Riau

Keterangan tersebut melengkapi penjelasan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto, Rabu. Sekitar pukul 9.00 WIB, tiba-tiba mobil Avanza putih menerobos ke Mapolda Riau.

''Ada kendaraan yang menerobos masuk Mapolda. Karena terhalangi pagar, dia tabrak pagar sampai masuk mapolda. Karena mobil terhalang mobil lain, para penumpang turun lalu menyerang dengan samurai dua anggota terluka,'' kata Sunarto, dalam wawancara siaran langsung di Kompas TV, Rabu.

Kata Sunarto, setelah beberapa penumpang turun, mobil dibawa lari sopir keluar markas. Dua petugas yang menjaga pintu keluar menahan laju. Satu petugas yang mencoba menahan laju akhirnya meninggal dunia saat di rumah sakit.

Sunarto mengatakan, dua polisi yang ditabrak di dekat pagar yang diterobos terluka di bagian tangan kanannya, dan satu di bagian belakang tubuhnya. Satu orang wartawan TV One, Rian Rahman juga terluka.***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa
wwwwww