Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
Hukum
4 jam yang lalu
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
2
Nge-Vlog Kebangsaan Bareng Artis, Giliran Ayu Ting-ting yang Digandeng Ketua MPR
Politik
16 jam yang lalu
Nge-Vlog Kebangsaan Bareng Artis, Giliran Ayu Ting-ting yang Digandeng Ketua MPR
3
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
GoNews Group
18 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
4
Supardi Fokus Latihan Pemulihan Fisik
GoNews Group
18 jam yang lalu
Supardi Fokus Latihan Pemulihan Fisik
5
Kondisi Pemain Persebaya Terus Dipantau
GoNews Group
17 jam yang lalu
Kondisi Pemain Persebaya Terus Dipantau
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Operasi Patuh Singgalang 2018, Polres Mentawai Sita 85 Unit Motor

Operasi Patuh Singgalang 2018, Polres Mentawai Sita 85 Unit Motor
Selasa, 08 Mei 2018 23:52 WIB
MENTAWAI - Sebanyak 85 unit kendaraan roda dua dan 2 unit mobil milik warga Tuapejat disita Polisi Mentawai melalui operasi patuh Singgalang yang pada hari ini telah memasuki hari ke-13.

Kasatlantas Polres Mentawai, IPTU Dedi Arman mengatakan, memasuki hari ke 13, Selasa (8/5/2018) Sat Lantas Polres Mentawai telah mengeluarkan 188 lembar surat tilang kepada pelanggar aturan lalulintas, serta menyita 85 unit kendaraan roda dan 2 unit kendaraan roda empat di Kepulauan Mentawai.

''Sampai hari ke 13 ini kita sudah keluarkan 188 lembar surat tilang, dan kita juga menyita 85 kendaraan bermotor dan 2 unit mobil,'' kata Dedi di Tuapejat, Selasa (8/5/2018)

Dedi menyebutkan, surat tilang diberikan rata-rata untuk para pengendara yang tidak memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 53 kasus dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak 48 kasus.

Sasaran operasi patuh Singgalang 2018, kata Dedi, adalah kelengkapan surat-surat kendaraan, kelengkapan wajib pengendara dan kelengkapan kendaraan seperti kaca spion, knalpot yang tidak sesuai aturan dan pelanggaran lainnya.

Ia menyebutkan untuk mengeluarkan kendaraan yang telah disita, pemilik kendaraan terlebih dahulu harus melengkapi surat kendaraannya.

"Sebelumnya kita telah melakukan sosialisasi dan memberikan helm secara gratis kepada pengendara sepeda motor, dan itu kita lakukan disemua kalangan, mulai dari kalangan pelajar, ASN, komunitas ojek, buruh, kalau masih ada yang melanggar maka akan kita tilang dan sita apabila surat kendaraan tidak lengkap, " paparnya.

Ia menjelaskan kegiatan operasi patuh ini sebenarnya bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan diri dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

Sementara itu Kapolres Mentawai AKBP Hendri Yahya, SE mengihimbau masyarakat untuk tidak menggunakan knalpot racing yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

''Tidak lama lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan dan kita tidak ingin di bulan suci Ramadhan nanti masyarakat kita terutama umat Muslim terganggu dalam melaksanakan ibadah oleh para pengendara sepeda motor yang memakai knalpot keras/racing, kita berharap agar umat muslim agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk,'' pungkasnya. (ss)

Editor : Hermanto Ansam
Kategori : Umum, Sumatera Barat, Kepulauan Mentawai

Loading...
www www