Home  /  Berita  /  GoNews Group

SBY Larang Roy Suryo Banyak Bicara ke Media, Termasuk Tampil di ILC

SBY Larang Roy Suryo Banyak Bicara ke Media, Termasuk Tampil di ILC
Politisi Demokrat, Roy Suryo. (Istimewa)
Minggu, 22 April 2018 02:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Beredar tangkapan layar yang berisi tentang larangan Waketum Demokrat Roy Suryo untuk bicara di media.

Tak tanggung-tanggung, dalam foto itu disebut yang menuliskan langsung larangan kepada Roy adalah sang Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam tangkapan layar yang diterima GoNews.co dari pesan Whatsapp di Group para jurnalis, larangan tersebut juga berlaku bagi Roy Suryo, untuk tidak tampil dibeberapa televisi, seperti acara ILC yang dipandu Karni Ilyas.

Roy saat dikonfirmasi perihal benar tidaknya larangan itu, menolak komentar. Dia hanya memberikan emoticon senyum dari pesan WhatsApp miliknya, Sabtu (21/4/2018).

Di sisi lain, Ketua Dewan Kehormatan Demokrat, Amir Syamsuddin mengaku tidak tahu mengenai isi larangan yang disebut SBY tengah beredar di kalangan terbatas itu. Amir berjanji akan menyelidiki lebih dulu benar tidaknya pesan itu dari SBY.

Amir sampai saat ini mengaku belum mengonfirmasi langsung kepada SBY. Tapi dia berjanji, akan bicara ketika sudah mendapatkan konfirmasi yang jelas.

"Besok saya baru bertemu Pak SBY," kata Amir seperti dikutip GoNews.co dari merdeka.com.

Amir meminta menjelaskan duduk persoalannya, sebab dia tak tahu isi larangan diduga SBY itu. Saat dijelaskan, Amir tak yakin SBY melarang Roy bicara ke media. Terlebih, bila dikaitkan dengan ucapan Roy pagi tadi yang menyebut kangen dengan politisi PDIP mengangis saat tahu harga BBM subsidi naik.

"Masak hanya karena itu (ngomong soal BBM) dilarang," tutur dia.

Amir menegaskan, SBY tak pernah melarang kadernya untuk bicara ke media. Apalagi, Amir tak mau isu ini dikaitkan dengan Demokrat yang kabarnya akan bergabung dengan koalisi Joko Widodo di Pilpres 2019.

"Yang ingin bergabung (kubu Jokowi) itu siapa?" kata Amir menekankan Demokrat belum menentukan pilihan koalisi di Pilpres 2019. ***

Sumber:GoNews.co dan Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik
wwwwww