Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Politik
13 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
2
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
24 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
3
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
Hukum
12 jam yang lalu
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
4
Polisi Terus Usut Kasus Video Mesum Mantan Anggota DPRD
Peristiwa
23 jam yang lalu
Polisi Terus Usut Kasus Video Mesum Mantan Anggota DPRD
5
Hari Ini Pengumuman Hasil SBMPTN, Peserta Diminta Cermati Informasi dari PTN
Pendidikan
23 jam yang lalu
Hari Ini Pengumuman Hasil SBMPTN, Peserta Diminta Cermati Informasi dari PTN
6
Oknum Pendeta Cabul Dipecat dari Gereja Happy Family Center
Hukum
11 jam yang lalu
Oknum Pendeta Cabul Dipecat dari Gereja Happy Family Center
Loading...
Home  /   Berita  /   Olahraga

Marzuki Rafi'i, Doktor Olahraga yang Datang dengan Niat Tulus

Marzuki Rafii, Doktor Olahraga yang Datang dengan Niat Tulus
Senin, 26 Maret 2018 14:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Soal kecintaan dan kemampuan membangun prestasi olahraga tenis meja Marzuki Rofi'i tak perlu diragukan lagi. Hal ini terbukti saat dia terpilih sebagai Ketua Umum Pengprov PTMSI Jawa Timur (Jatim) tahun 2012.

Di bawah kepemimpinannya, prestasi tenis meja Jatim berkibar di ajang nasional. Tercatat di Kejurnas Junior Tenis Meja di Manado, Sulawesi Utara 2017, Jatim tampil sebagai juara umum. Begitu juga pada Kejurnas Tenis Meja di Jawa Barat 2016.

"Hanya di PON Jawa Barat 2016, Jatim tidak bisa menunjukkan prestasi. Sebab, saya tidak diberikan kewenangan KONI Jatim untuk mempersiapkan atlet Jatim ke PON Jabar," kata Marzuki Rofi'i di Jakarta, Minggu (25/3/2018).

Semua prestasi itu diraih Jawa Timur karena keikhlasan dan ketulusan hatinya. Pria kelahiran Pamekasan Madura, Jawa Timur, 1 September 1961 ini rela selama 10 jam bersama atlet saat menjalani latihan.

Yang lebih mengejutkan, Marzuki Rofi'i yang sudah tidak muda lagi itu masih menyempatkan diri menambah ilmu pengetahuan khusus tentang olahraga tenis meja di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

"Ya, saya sengaja mengambil S3 khusus tenis meja Unesa setelah 2 tahun terpilih jadi Ketua Pengprov PTMSI Jatim. Alhamdulillah, saya lulus terbaik dan mendapatkan gelar doktor selama 1,5 tahun menjalani pendidikan. Makanya, saya sangat memahami program pembinaan prestasi olahraga tenis," kata Marzuki Rofi'i saat memproklamirkan pencalonan sebagai Ketua Umum PB PTMSI.

Saking gila tenis meja, Marzuki Rofi'i memberikan nama anaknya National General Champion (Juara Umum Nasional). "Ya, saya sengaja kasih nama itu karena tenis meja," akunya. 

Ditanya soal anggaran dana, Marzuki Rofi'i dengan tenang menjawab, "Kalau memang anggaran dana dari pemerintah masih kurang. Ya, resiko jadi ketua harus siap keluar dana dari kantong pribadi untuk mengangkat prestasi tenis meja Indonesia," pungkasnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : Olahraga, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www