Home  /  Berita  /  Umum

Protes Dana Desa tak Cair, Sejumlah Kades di Aceh Kembalikan Motor dan Stempel

Protes Dana Desa tak Cair, Sejumlah Kades di Aceh Kembalikan Motor dan Stempel
Minggu, 18 Maret 2018 19:35 WIB
JAKARTA - Beberapa unit sepeda motor dinas yang sebelumnya sebagai fasilitas kepala desa terpaksa kembalikan oleh sejumlah kepala desa (kades) di Aceh, kades juga mengembalikan stempel pemerintah desa. Permasalahan ini terkait dengan kucuran dana desa.

Aksi protes ini terjadi di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, alasannya karena Pemkab Aceh Utara hingga kini belum mencairkan dana desa periode Juni-Desember 2017.

Melalui seorang Kepala Desa Trieng Pantang, Hasan menunjuk kepala desa lainnya yaitu kepala desa Lhoksukon, yang juga menuntut agar dana desa segera dicairkan.

''Salah satu tuntutan kita sudah sembilan bulan jerih aparatur desa, mulai dari kepala desa, kepala urusan, dan lainnya tidak dibayarkan. Ini dampak tidak ada dana desa yang dicairkan,'' kata Hasan.

Di tempat yang berlainan, Kepala Desa Blang, Iskandar menyebutkan, keterlambatan pencairan dana desa menjadikan kepala desa merasa serba salah dan sulit menjelaskan pada masyarakat desa.

''Misalnya dana untuk majelis taklim, kegiatannya sudah berjalan, tapi dananya tak kunjung cair. Ini kan sangat sulit kita jelaskan ke masyarakat desa,'' tutur Iskandar.

Selain itu, dia berharap persoalan dana desa segera dituntaskan oleh Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib.

''Ini kami di kantor camat sudah 30 kepala desa. Kita tunggu beberapa orang lagi, totalnya ada 75 di kecamatan ini. Setelah itu kita serahkan sepeda motor dan stempel ke pihak camat,'' ungkapnya.

Sementara itu, Camat Lhoksukon, Aceh Utara, Saifuddin mengaku mendengar pengembalian stempel dan sepeda motor itu.

''Memang saya dengar ada niat mengembalikan stempel desa ke camat. Tapi saya pikir itu sebatas wacana mereka saja,'' pungkasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:netralnews.com
Kategori:Umum, Pemerintahan, GoNews Group

wwwwww