Loading...

Kunjungan Kerja, Hari Ini Wapres Jusuf Kalla Tinjau Puing Kebakaran Pasar Atas Bukittinggi

Kunjungan Kerja, Hari Ini Wapres Jusuf Kalla Tinjau Puing Kebakaran Pasar Atas Bukittinggi
Kunjungan Kerja Wapres Kalla dan para Menteri di Bukittinggi, Sabtu 4 November 2017.
Sabtu, 04 November 2017 20:09 WIB
Penulis: jontra
BUKITTINGGI - Usai meninjau acara peresmian pembangunan Rumah Sakit Universitas Andalas dan penyerahan Anugerah Kewirausahaan Mahasiswa Sumbar di Kota Padang, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menyempatkan diri melawat dan melihat langsung kondisi pusat pertokoan Pasar Atas Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, yang terbakar pada Senin 30 Oktober 2017 lalu.

Rombongan Wapres sampai di Pasar Ateh pada Sabtu 4 November sekira pukul 16.30 WIB.

Sesampai di lokasi, JK bersama rombongan didampingi pemerintah daerah Provinsi Sumatera Barat dan Pemko Bukittinggi langsung memasuki areal pertokoan yang terbakar yang menyebabkan kerugian materil yang diperkirakan mencapai Rp1,5 Triliun tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, JK memastikan bahwa pemerintah pusat akan memberi bantuan untuk Bukittinggi. Namun JK belum memastikan berapa besarnya jumlah bantuan yang akan diberikan.

“Pertama, tentu diteliti dengan cermat, apa yang terjadi dan kemudian diambil keputusannya, dibangun baru kah atau hanya direhab saja,” ucap JK disela-sela kunjungan tersebut.

Menurut JK, butuh rancangan terkini dan modernisasi pasar yang akan dibangun sesuai dengan keadaan zaman sekarang.

“Pemerintah pasti akan membantu, tapi daerah dan setiap pedagang juga bisa dapat bagian. Yang tidak boleh itu adalah investor. Harus dijual ke rakyat tanpa untung,” kata Jusuf Kala.

Jusuf Kala juga berharap musyawarah Pemko Bukittinggi dengan para pedagang dapat dilaksanakan dengan segera, agar bantuan juga dapat dicairkan dengan cepat.

“Jika melihat dari brosur, butuh Rp300-400 miliar untuk pembangunan ulang. Namun, kalau untuk rehab akan lebih murah lagi biayanya. Berapa persentase pemerintah dan daerah, nanti diputuskan setelah penelitian. Yang penting sekarang, walikota harus persiapkan relokasi bagi para pedagang,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI asal Sumbar, Mulyadi mengatakan kunjungan Wapres diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah mempercepat penanganan pembangunan kembali pusat pertokoan Pasar Ateh.

"Karena peristiwa kebakaran pasar ini bukan lah hal yang lazim. Tentu kami harap Pemko Bukittinggi segera menangani urusan konstruksi pertokoan Pasar Atas. Kami dari DPR tentu juga akan dorong bagaimana agar masalah ini cepat diselesaikan secara bersama," jabarnya.

Terkait lokasi penampungan pedagang, Mulyadi mengatakan agar pemerintah dan pedagang bersepakat menentukan satu lokasi namun harus dipastikan lokasi tersebut tidak mengganggu kenyamanan kota sebagai tempat tujuan wisata.

"Di manapun lokasi penampungan nanti, kami harap ada sosialisasi dari pemko secara luas karena Pasar Atas ini merupakan ikon sehingga masyarakat perlu informasi di mana lokasi penampungan dan bagaimana akses ke sana," katanya.

Wakil Presiden juga ditemani istri Mufidah Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja kali ini. Sejumlah menteri pun tampak hadir seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Asman Abnur, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Archandra Tanhar.

Sementara itu di bagian pelataran objek wisata Jam Gadang yang lokasinya berhadapan dengan pusat pertokoan Pasar Atas, masyarakat juga terlihat berduyun- duyun ingin menyaksikan langsung kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di Kota Bukittinggi.(**)


Loading...
www www