Home  /  Berita  /  Umum

Dinilai Sebagai Tokoh Perekat Bhineka Tunggal Ika, Dunsanak Cak Imin Digagas di Sumbar

Dinilai Sebagai Tokoh Perekat Bhineka Tunggal Ika, Dunsanak Cak Imin Digagas di Sumbar
Diskusi tentang kiprah politik Muhaimin Iskandar yang dihelat "Dunsanak Cak Imin, Sabtu (4/11/2017).
Sabtu, 04 November 2017 20:55 WIB
PADANG - Dinilai sebagai tokoh muda perekat Bhineka Tunggal Ika, Muhaimin Iskanda (Cak Imin) mendapat simpati dari mahasiswa dan pemuda di Sumbar. Tanpa digerakan oleh elemen manapun termasuk termasuk partai politik, mahasiswa dan pemuda tersebut menggagas terbentuknya "Dunsanak Cak Imin".

"Konsep Cak Imin jelas tentang kebhinekaan. Cak Imin lebih mengutamakan persaudaraan baik antar suku, agama dan ras. Semangat inilah yang mendorong kami menggagas "Dunsanak Cak Imin" di Sumbar," kata Zamri Yahya, Koordinator Dunsanak Cak Imin dalam sebuah diskusi, Sabtu (4/11/2017),

Dicontohkan Zamri Yahya, langkah Muhaimin Iskandar mendatangi Vihara ketika terjadinya pembunuhan secara genosida yang dialami warga muslim Rohingya dengan mengutamakan persaudaraan adalah bentuk sikap menjaga keharmonisan antar beragama yang ditunjukkan Muhaimin.

Menurut wartawan ini, ditengah kondisi bangsa yang terpolarisasi kehadiran sosok Muhaimin sebagai tokoh muda dibutuhkan untuk merekat perbedaan tersebut.

"Dunsanak Cak Imin dibentuk guna meneruskan konsep kebhinekaan beliau ke masyarakat luas. Kemudian juga pemikiran beliau tentang kebangsaan sesuatu yang harus diketahui rakyat Indonesia," tegas Zamri.

Harus diakui, sosok muda seperti Muhaimin Iskandar memang telah lama berkecimpung di pentas politik tanah air. Maka tak mengherankan di usia muda Cak Imin dipercaya menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa.

Menimba ilmu di pesantren, pemikiran Muhaimin lebih cendrung ke politik keagamaan. Muhaimin pernah menggagas gerakan Nusantara Mengaji. Gerakan ini berangkat dari pemikiran Muhaimin tentang ancaman radikalisme, terorisme, kesenjangan ekonomi, kesenjangan sosial, memudarnya nilai-nilai keagamaan, menjamurnya pergaulan bebas, maraknya penggunaan narkoba dan maraknya prilaku lesbi, gay, biseksual, transjender (LGBT)

Ansyirul Hakim, salah seorang mahasiswa yang tergabung dalam Dunsanak Cak Imin mengakui dirinya telah lama mengagumi Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 1994-1997 ini. "Muhaimin salah satu tokoh muda bangsa yang patut diteladani baik dari pribadi, pemikiran maupun karir politik," sebutnya.(***)

Ads
Editor:Agib Noerman
Kategori:Umum, Lingkungan, GoNews Group, Padang
wwwwww