Home  /  Berita  /  Peristiwa

Kamis Dini Hari, Sebuah Rumah Permanen di Tilatang Kamang Agam Ini Ludes Terbakar

Kamis Dini Hari, Sebuah Rumah Permanen di Tilatang Kamang Agam Ini Ludes Terbakar
Ilustrasi (net).
Kamis, 26 Oktober 2017 21:33 WIB
Penulis: jontra
AGAM - Warga Jorong Tibarau, Kenagarian Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam kembali dikejutkan dengan kobaran api yang membakar sebuah rumah permanen di kawasan mereka tinggal, Kamis 26 Oktober 2017 sekira pukul 03.30 WIB dini hari.

Diduga, sumber api berasal dari korsleting arus pendek listrik, beruntung api cepat dapat dikuasai oleh armada pemadam kebakaran dibantu warga sekitar dan para relawan, hingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapati gosumbar dari Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Tilatang Kamang, Neldawelis menuturkan, dalam waktu sebentar saja kobaran api segera menjilat rumah permanen milik Murnawati (54) dan hanya menyisakan kerangka rumah. Sedangkan seluruh isi rumah mereka sudah habis terbakar, ungkapnya.

Beruntung penghuni rumah yang ditempati lima anggota keluarga yaitu, Murnawati (55), Joni Saputra (33) anak Murnawati, Yuliana (31) istri Joni Saputra serta tiga orang anak Joni Saputra dan Yuliana yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 3, TK, dan balita laki-laki umur 10 bulan, cepat dievakuasi keluar dari rumah saat api baru saja berkobar, terang Neldawelis. 

Pemkab Agam melalui Dinas Sosial melalui TKSK Tilatang Kamang segera menyerahkan bantuan berupa kebutuhan makanan, selimut, pakaian, tikar, alat masak dan lainnya, untuk korban kebakaran, ujarnya.

Menurut keterangan seorang saksi, Yuliana, saat peristiwa itu terjadi, dirinya terbangun dari tidur, dan dia melihat di atas loteng rumah sudah terbakar. Melihat hal itu, dia segera memberitahukan kepada suaminya Joni Saputra yang masih tertidur lelap, ujarnya.

"Suami saya terbangun dan langsung berusaha memadamkan api sambil menyuruh orang yang ada dalam rumah untuk keluar. Setelah itu, suami saya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya dan dibantu oleh warga sekitar, "ungkap Yuliana.

Namun, upaya dari masyarakat memadamkan api tidak berdampak banyak, karena api sudah menggitari seluruh bagian rumah.

Dalam peristiwa itu, itu Joni Saputra dan Yuliana sempat berupaya menyelamatkan barang berharga di rumah mereka, namun mereka mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya, pasangan suami isteri ini kemudian segera mendapatkan pertolongan perawatan medis di Puskesmas setempat.

Tak lama berselang, Unit identifikasi Polres Bukittinggi yang datang ke lokasi melakukan olah Tempat Kejdian Perkara (TKP) memeriksa penyebab terjadi datangnya api.

Kapolsek Tilatang Kamang Kamang, AKP Ali Umar menjelaskan, kalau penyebab datangnya api belum bisa dipastikan, sebab masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, ungkapnya. 

Dikatakan juga oleh Ali Umar, saat api sedang berkobar tersebut, datanglah unit Pemadam Kebakaran dari Kabupaten Agam dan Bukittinggi dan Padang Panjang yang segera saja berjibaku memadamkan api.

Baru sekira pukul 05.00 WIB kobaran api sudah bisa dijinakkan ketika sebagian besar rumah dan isinya sudah ludes terbakar. Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp200 juta, ujarnya.

Terpisah, Kadis Sosial Kabupaten Agam, Kurniawansyah Putra juga menjelaskan, setelah terjadi kebakaran peristiwa kebakaran, kami bersama TKSK Tilatang Kamang langsung memberikan bantuan, seperti selimut, terpal, beras, peralatan dapur dan beberapa barang lainnya yang sangat dibutuhkan mendesak oleh korban. "Kita tidak menunggu lama-lama, pada hari kejadian bantuan langsung diantar pada korban kebakaran itu," tandasnya.(**)

Kategori:Agam, Peristiwa

wwwwww