Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
17 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
2
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Politik
17 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
3
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
7 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
4
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
13 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
5
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
13 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
6
Kasus Pemblokiran Internet di Papua, PTUN Putuskan Jokowi Bersalah, Dihukum Bayar Biaya Perkara Rp457 Ribu
Nasional
18 jam yang lalu
Kasus Pemblokiran Internet di Papua, PTUN Putuskan Jokowi Bersalah, Dihukum Bayar Biaya Perkara Rp457 Ribu
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Tak Kuat Imbangi Lawan saat Gituan Sampai Subuh, Pemuda di Medan Tewas dengan Badan Membiru

Tak Kuat Imbangi Lawan saat Gituan Sampai Subuh, Pemuda di Medan Tewas dengan Badan Membiru
Istimewa.
Kamis, 14 September 2017 06:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MEDAN - Diduga kelelahan saat berhubungan badan dengan wanita cantik hingga subuh, seorang pemuda berusia 26 tahun, tewas dengan kondisi badan membiru.

"Setelah selesai mandi, saya lihat dia (Dn) sudah seperti kesakitan. Saya langsung panggil resepsionis," terang wanita yang tinggal di Jalan Bersama Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung ini.

Saat tiba di dalam kamar No45, petugas hotel dan Nr melihat tubuh buruh pabrik itu sudah membiru. Spontan, petugas hotel menghubungi pihak Polsek Percut Seituan.

Polisi yang tiba kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Dugaan sementara korban meninggal dunia karena kelelahan. Dari keterangan keluarga, diduga korban memiliki riwayat penyakit jantung," kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahaean yang terjun ke lokasi bersama Kanit Reskrim Iptu Philip Purba.

Pardamaen menyebutkan, karena pihak keluarga tidak mau jenazahnya diotopsi pihaknya langsung mengarahkan keluarga membuat surat pernyataan. Setelah itu, jenazah pun diserahterimakan. ***

Sumber : pojoksumut.com
Kategori : GoNews Group, Umum, Peristiwa, Hukum

Loading...
www www