Mengenang Pendiri Bangsa, Patung 4 Tokoh "Founding Father" Ini Diresmikan Wakil Ketua DPR - RI di Aia Angek Tanah Datar

Mengenang Pendiri Bangsa, Patung 4 Tokoh Founding Father Ini Diresmikan Wakil Ketua DPR - RI di Aia Angek Tanah Datar
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon saat peresmian 4 patung pendiri bangsa Indonesia, Selasa 15 Agustus 2017 di Aia Angek Cottage, X Koto, Tanah Datar, Sumatera Barat.
Selasa, 15 Agustus 2017 21:06 WIB
Penulis: jontra
TANAH DATAR - Guna mengingat dan mengenang kembali jasa para pendiri bangsa Indonesia, dibangunlah 4 buah patung oleh seorang seniman asal Yogyakarta bernama Bambang Win. Patung itu kemudian pertamakali diperlihatkan ke hadapan publik setelah rampung dikerjakan, Selasa 15 Agustus 2017 di Aia Angek Cottage, Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Sumatera Barat.

Dipilihnya empat tokoh pendiri bangsa yang terdiri dari Soekarno, Bung Hatta, Sutan Syahrir dan Tan Malaka ini untuk menjadi karya seni abadi, karena tiga di antara tokoh tersebut merupakan tokoh berdarah minang. Sedangkan Soekarno, merupakan Presiden Republik Indonesia pertama bersama Bung Hatta yang memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia.

Istilah The Founding Father lebih merujuk kepada nama tokoh yang terlibat dalam Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang kemudian di bubarkan dan diganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)di rumah Laksamana Maeda 16 Agustus 1945 silam, ungkap Wakil Ketua DPR - RI, Fadli Zon saat peresmian patung pendiri bangsa.

Fadli Zon mengatakan, istilah pendiri bangsa mempunyai pegertian yang lebih luas, karena para pejuang boleh jadi semua mereka yang terlibat dalam urusan teknis persiapan Kemerdekaan.

“Tentu saja, kita juga mengetahui melalui sejarah bahwa Bung Karno adalah salah pejuang kemerdekaan, dan dia juga sudah mendirikan Partai NasionaI Indonesia (PNI) di usianya yang masih 26 tahun. Dengan berdirinya PNI, Bung Karno terus berjuang melawan kolonialisme dari seluruh tanah Hindia-Belanda”, ungkap Fadli Zon.

Sebagai Proklamator, nama Bung Karno tidak bisa dipisahkan dari nama Bung Hatta yang merupakan pemimpin Poetra dan kemudian menjadi anggota BPUPKI dan wakil ketua PPKI yang dibentuk oleh bangsa Jepang.

Selanjutnya di tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno dan Hatta membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Gedung Pegangsaan Timur 56 Jakarta. Tokoh seperti Syahrir, adalah pemuda yang memperlopori penyelenggaraan kongres Pemuda Indonesia sebagai pencetus Sumpah Pemuda 1928. “Serta Tan Malaka sebenarnya memiliki andil yang sangat besar, namun sayangnya catatan sejarah Indonesia, kerap tidak jujur dan menghilangkan Tan Malaka, karena dituding berafiliasi terhadap aliran kiri," tukasnya.

Peluncuran empat patung tokoh Founding Father ini diharapkan akan kembali memperkenalkan kepada generasi penerus, bahwa empat tokoh ini, sangat berjasa terhadap kemerdekaan Indonesia.

Selain Wakil Ketua DPR - RI, turut hadir dalam agenda peresmian patung Founding Father tersebut, Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi, Tokoh Ulama Sumbar, Buya Mas,ud Abidin, Anggota DPRD Sumbar, Ismunandi Sofyan, Ketua DPRD Bukittinggi, Benny Yusrial, Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis, Budayawan dan para seniman di Sumatera Barat.(**)


wwwwww