Tiga Unit Rumah di Belakang Toko Sinar Baut Bukittinggi Ini Terbakar, Diduga Dibakar Orang Mabuk

Tiga Unit Rumah di Belakang Toko Sinar Baut Bukittinggi Ini Terbakar, Diduga Dibakar Orang Mabuk
Kebakaran yang menghanguskan 3 unit rumah di Manggis Gantiang, Mandiangin Koto Salayan, Bukittinggi, Senin 12 Juni 2017 sekira pukul 22.50 WIB.
Selasa, 13 Juni 2017 17:55 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Sebanyak tiga unit rumah yang terletak di belakang Toko Sinar Baut, kawasan Manggih Gantiang Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi terbakar sekitar pukul, Senin 12 Juni 2017, sekira pukul 22.50 WIB.

Akibatnya, dari tiga barisan rumah yang terbakar itu, dua diantaranya terlihat hangus tanpa sisa, sementara rumah satunya lagi terbakar di bagian lantai dua. Peristiwa ini mengakibatkan 13 jiwa yang terdiri dari 3 KK terdampak kebakaran tersebut.

Tiga unit rumah yang terbakar itu adalah rumah persukuan Tanjung, masing - masing pemilik rumah antara lain, rumah milik Upik (alm), Juni (75) dan Animar (alm).

Peristiwa kebakaran tersebut sempat menimbulkan kepanikan dari salah seorang penghuni rumah, karena salah seorang anggota keluarga korban tidak ditemukan. Namun, akhirnya bertemu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

“Awalnya kita menduga ada korban dalam peristiwa ini, karena salah satu keluarga korban tidak ditemukan. Namun akhirnya orang diduga terjebak dalam kobaran apai tersebut ditemukan diantara kerumunan orang yang melihat kebakaran,” terang Kadis Damkar Bukittinggi, Martius Bayu.

Dikatakan juga oleh Martius Bayu, api dapat dikuasai sepenuhnya sekitar satu jam kemudian sekira pukul 23.55 WIB, setelah 9 unit armada Damkar (pemadam kebakaran) yang berasal dari Bukitinggi, Agam dan Padang Panjang ikut membantu memadamkan kobaran api.

“Penyebab pasti pemicu kebakaran ini masih diselidiki oleh polisi, terangnya. Karena masih ada kesimpang siuran informasi, ada yang mengatakan dibakar orang mabuk dan ada pula yang menyebutkan korsleting listrik. Namun yang pasti akibat peristiwa kebakaran ini kerugian materi ditaksir mencapai Rp750 juta, terangnya.

Diduga Dibakar

Setelah terbakarnya tiga bangunan di dekat Simpang Limau, Bukittinggi, Kepolisian Sektor Kota Bukittinggi segera melakukan penyidikan dan mengamankan satu orang yang yang diduga menjadi pelaku pembakaran rumah tersebut.

Seorang yang diduga kuat adalah pelaku berinisial A (27) disebut tak sengaja membakar rumahnya sendiri dan mengakibatkan dua unit rumah lainnya juga terbakar. Pelaku ini diamankan petugas pada Selasa 13 Juni 2017 sekitar pukul 03.30 WIB setelah sempat menghilang sesaat setelah peristiwa itu terjadi.

"Para pelaku ini mabuk saat kejadian, jadinya tak terkontrol," sebut salah seorang anggota keluarga korban kebakaran, Tenti Y(60) saat melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kota Bukittinggi.Tenti juga mengatakan diduga dia melakukan hal ini karena mabuk lem atau mabuk minuman, jika sudah mabuk perilakunya membahayakan," ujarnya.

Petugas kepolisian masih mengamankan pelaku untuk diperiksa secara intensif. "Diduga dibakar oleh salah satu anak pemilik rumah, pelaku sudah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut," sebut Kapolsek Kota Bukittinggi, Kompol Zahari Almi.(**)

wwwwww