Internasional

MUI Sebut Qatar Korban Konspirasi Amerika Serikat dengan Yahudi

MUI Sebut Qatar Korban Konspirasi Amerika Serikat dengan Yahudi
Ketua Bidang Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhyiddin Junaidi. (republika.co.id)
Minggu, 11 Juni 2017 13:37 WIB
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri Muhyiddin Junaidi, menyebutkan, krisis diplomatik yang terjadi antara Qatar dengan Saudi Arabia cs saat ini merupakan buah dari konspirasi Amerika Serikat dengan Yahudi.

Dikatakan Muhyiddin, sebetulnya pemutusan hubungan Saudi cs ke Qatar karena Qatar tak mau membayar dana dalam jumlah besar kepada Amerika atas fasilitas keamanan yang disediakan Amerika kepada negara-negara Teluk.

''Qatar adalah korban konspirasi Amerika dan Yahudi. Qatar yang kecil wilayahnya menolak membayar dana yang besar dan disamakan dengan Saudi dan Uni Emirat Arab,'' kata Muhyiddin pada Republika.co.id, Ahad (11/6).

Sikap Qatar tersebut menurutnya membuat Amerika marah besar. Dicarilah kambing hitamnya agar Qatar dikucilkan oleh negara negara teluk.

Qatar dituduh punya hubungan dekat dengan Iran, mendanai gerakan radikal dan terorisme, memberikan suaka kepada para pemimpin Ikhwanul Muslimin dan Hamas dan sebagainya.

Menurut Muhyiddin, jika ukuran adalah hubungan dengan Iran, Emirat juga punya hubungan dagang yang besar dengan Iran. Begitu juga Oman dan Kuwait.

''Kenapa tiga negara itu dibiarkan?'' kata dia.

Adapun menurutnya ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memainkan peran aktifnya dengan menjadi juru damai karena punya modal besar dalam mendamaikan pihak yang bersengketa.

Berbeda dengan Iran dan Turki di mana keduanya tak netral lagi.

Apalagi Indonesia punya hubungan yang baik kepada semua negara tersebut. Bahkan Emir Qatar akan berkunjung ke Indonnesia pada Oktober mendatang.*** 
loading...
Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Umum
wwwwww