Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
14 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
GoNews Group
21 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
17 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
GoNews Group
21 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
5
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
16 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
6
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
17 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Ketua HMI Cabang Padang Nofria Rizki: Alkudri Cocok Pimpin Kota Padang

Ketua HMI Cabang Padang Nofria Rizki: Alkudri Cocok Pimpin Kota Padang
Wasekjen DPP REI, Alkudri menjadi nara sumber pada Seminar Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang, Minggu (4/6/2017).
Senin, 05 Juni 2017 14:47 WIB
Penulis: Agib Noerman
PADANG - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang, Nofria Atma Rizki menilai calon walikota yang akan bertarung di Pilkada Kota Padang tahun 2018 harus memiliki jiwa entrepenuer. Sebab, menurut Rizki, pemimpin daerah itu tidak hanya mengurus pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan sebagainya, juga harus dapat melirik potensi pendapatan daerah yang bisa dikembangkan.

"Menurut saya, Bang Alkudri cocok untuk memimpin Kota Padang ke depan. Selain muda dan visioner, Bang Alkudri juga memiliki jiwa entreprenuer karena berlatar belakang pengusaha," kata Rizki di sela-sela Seminar Nasional Latihan Kader II HMI, Minggu (4/6/2017).

Rizki menjelaskan, konsep pengembangan kota mandiri yang dipaparkan Wasekjen DPP REI itu cukup logis. Dengan adanya pengembangan kota mandiri, tambahnya, ada multiplayer efect yang didapat seperti pajak daerah, menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Pada saat sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan, konsep pengembangan kota mandiri malah menciptakan lapangan pekerjaan. Nah, pemimpin daerah seperti ini yang dibutuhkan masyarakat," terang mahasiswa UNP ini.

Sementara, tokoh muda Pauh Alkudri pada seminar tersebut memotivasi mahasiswa untuk mengubah nasibnya sendiri. Dasar penyampaian Alkudri adalah suatu kaum tidak akan berubah nasibnya apabila kaum tersebut tidak mengubah nasibnya.

"Kita yang mengubah nasib kita sendiri bukan orang lain. Untuk itu saya meminta mahasiswa menentukan sikap akan jadi apa setelah tamat nanti," terang anggota SAPA'94 ini.(***)


wwwwww