Dituding Terima Rp 600 Juta, Amien Rais Malah 'Ngebet' Ketemu Pimpinan KPK

Dituding Terima Rp 600 Juta, Amien Rais Malah Ngebet Ketemu Pimpinan KPK
Amien Rais. (istimewa)
Jum'at, 02 Juni 2017 19:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Mantan Ketua Umum DPP PAN Amien Rais nampak sedang kelimpungan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan yang kini sedang melibatkan dirinya. Takut namanya menjadi burut terkait kasus yang sudah menjerat mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari itu.

Ketua MPR RI periode 1999-2004 ini mengaku bakal menyambangi KPK. "Saya akan berkunjung ke kantor KPK, ingin bertemu pimpinan KPK, karena saya akan berangkat umroh. Soalnya Saya khawatir kalau dipanggil KPK saya pas umroh khawatir bilang lari," aku Amien di kediamannya, di Perumahan Taman Gandari, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017).

Besan dari Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan ini bahkan menegaskan, kalau dirinya tidak takut atas pernyataan Jaksa Penuntut Umum KPK Iskandar Marwanto yang menyebutnya menerima aliran dana hingga Rp 600 juta.

"Amien Rais tidak takut, saya cuma takut sama yang di atas langit (sang pencipta), semua itu manusia seperti saya, saya bukan sombong," tegas Amien.

Untuk itu, Amien Rais bakal menjelaskan kepada KPK pada hari Senin (5/6/2017) mendatang, terkiat dugaan dirinya menerima aliran dana sebesar Rp 600 juta dari Yayasan Soetrisno Bachir dalam proyek pengadaan alat kesehatan penanggulangan kejadian luar biasa tahun 2005 di Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) Departemen Kesehatan.

"Karena itu pada Senin mendatang, saya akan berkunjung ke kantor KPK, untuk menjelaskan duduk persoalannya. Sampai ketemu lagi Insya Allah di kantor KPK Senin, 5 Juni 2017. Amien Rais tidak pernah akan tidak jujur, takut apalagi. Saya takut hanya pada yang dilangit, semua manusia seperti saya," ungkap Amien.

Sebelum mengakhiri wawancara dikediamannya, ia juga berjanji akan membeberkan kasus korupsi yang melibatkan dua tokoh nasional yang selama ini tidak diungkapkan ke publik. “Saya janji setelah beri penjelasan ke KPK akan ladeni semua pertanyaan dari rekan-rekan media sekalian. Termasuk yang dua tokoh tersebut," tandas Amien.

Ditempat terpisah, keinginan Amien Rais yang ingin menemui pimpinan KPK pada Senin pekan depan, nampaknya tak diamine oleh pihak lembaga antirasuah tersebut. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, kalau sejauh ini pihaknya belum menerima secara resmi permintaan pertemuan itu.

Bahkan kata Febri, para Pimpinan KPK selama ini sangat menghindari pertemuan dengan pihak-pihak yang terkait dengan perkara. Untuk itu, lima komisioner KPK tidak akan bertemu dengan Amien yang disebut menerima Rp600 juta dari kasus yang menjerat mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah tersebut.

"Pimpinan KPK sangat menghindari pertemuan dengan pihak yang terkait dengan perkara," kata Febri saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/6/2017).

Selain ingin bertemu dengan pimpinan, Amien mengaku ingin melaporkan kepada Pimpinan KPK mengenai dugaan korupsi yang disebutnya melibatkan dua tokoh penting. Namun, kata Febri, laporan dugaan tindak pidana korupsi dapat disampaikan Amien Rais kepada Bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK.

"Kalaupun ingin melaporkan atau memberi informasi indikasi tindak pidana korupsi bisa disampaikan di Bagian Dumas KPK," saran Febri.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menegaskan kalau penyidik KPK tak akan mengabaikan fakta persidangan terkait dugaan penerimaan uang Amien Rais senilai Rp 600 juta dari kasus korupsi pengadaan alat kesehatan. "Nanti akan didalami oleh penyidik. (Untuk selanjutnya) tergantung evaluasi penyidik," kata Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi, Jumat (2/6/2017). ***

wwwwww