Nasional

Disebut Terima Dana Alkes Melalui Soetrisno Bachir, Ini Penjelasan Amien Rais

Disebut Terima Dana Alkes Melalui Soetrisno Bachir, Ini Penjelasan Amien Rais
Amien Rais. (merdeka.com)
Jum'at, 02 Juni 2017 13:34 WIB
JAKARTA - Amien Rais mengaku pernah menerima dana dari Yayasan Soetrisno Bachir sebesar Rp600 juta.

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) tidak tahu kalau uang tersebut merupakan hasil korupsi dari alat kesehatan di Kementerian Kesehatan tahun 2007.

Mantan Ketua MPR itu mengatakan bahwa uang yang diberikan dari Yayasan Soetrisno Bachir padanya hanya biaya operasional.

''Pada waktu itu Sutrisno Bachir mengatakan akan memberikan bantuan keuangan untuk tugas operasional saya untuk semua kegiatan, sehingga tidak membebani pihak lain,'' ujar Amien Rais saat melakukan konfrensi pers di kediamannya, Taman Gandaria Blok C no.1, Jakarta Selatan, Jumat (2/6).

Amien menjelaskan bahwa aliran dana tersebut terjadi antara 15 Januari hingga 13 Agustus 2007. Menurutnya, Sutrisno Bachir merupakan sosok pengusaha yang sering membantu banyak pihak, baik kegiatan sosial maupun keagamaan.

''Bahkan siapa saja yang mendapat bantuan dana dari SB (Soetrisno Bachir), saya tidak tahu. Saya pernah menanyakan pada beliau, mengapa Anda membantu berbagai kegiatan saya. Jawabnya 'Saya disuruh Ibunda saya untuk membantu Anda'. Jadi ketika dia menawarkan bantuan tiap bulan untuk kegiatan operasional, saya anggap sebagai hal yang wajar,'' imbuhnya kepada wartawan.

Ketua Majelis Dewan Kehormatan PAN tersebut dikatakan telah menerima transfer dana hingga Rp600 juta dari proyek alkes untuk mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) 2005 pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan. Hal tersebut disampaikan Jaksa Ali Fikri di Pengadilan Negara Tindak Pidana Korupsi, Rabu (31/5) lalu.

''Namun rupanya bantuan SB untuk kegiatan operasional saya yang berlangsung selama enam bulan pada tahun 2007 itu kini menjadi salah satu topik berita yang sangat menarik dan harus saya ikuti secara tegas dan berani,'' pungkasnya.*** 

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Hukrim
wwwwww