Habib Rizieq Jadi Tersangka Kasus Chat

Habib Rizieq Jadi Tersangka Kasus Chat
Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein. (liputan6.com)
Senin, 29 Mei 2017 16:49 WIB
JAKARTA - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab ditetapkan sebagai tersangka kasus chat mesum dengan Firza Husein.

''Meningkatkan status (Rizieq) dari saksi ke tersangka kasus pornografi,'' kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (29/5), seperti dikutip dari merdeka.com.

Menurut Argo, dari gelar perkara, polisi yakin meningkatkan status Rizieq. ''Alat bukti ditemukan penyidik berdasarkan gelar perkara sudah ditemukan,'' tuturnya.

Argo belum mau menyampaikan peran Rizieq dalam kasus ini. Rencana penjemputan juga masih menunggu dari penyidik. ''Tunggu penyidik, mekanisme nanti kita tunggu info dari penyidik,'' ujarnya.

Apakah polisi meminta ke Interpol untuk mengeluarkan red notice untuk Rizieq? ''Ya itu nanti belakangan,'' tuturnya.

Untuk Firza, kata Argo, berkasnya sudah dikirim ke Kejaksaan Tinggi. ''Jadi hari ini berkas tersangka atas nama Firza sudah dilimpahkan ke jaksa,'' tandasnya.

Seperti diketahui, dalam kasus itu polisi sudah menetapkan Firza Husein menjadi tersangka. Firza dijerat Pasal 4 ayat 1 junto pasal 29 dan atau Pasal 6 junto pasal 32 dan atau pasal 8 junto pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Serta pasal 27 ayat 1 junto pasal 45 ayat 1 UU ITE.

Rizieq sudah membantah soal chat dan kebenaran rekaman percakapan dirinya dengan Firza. Menurutnya, rekaman tersebut merupakan fitnah. ''Rekaman fitnah yang mengatasnamakan Firza dan saya itu adalah fitnah,'' tegasnya di Mapolda Metro Jaya.

Menurut Rizieq, Firza juga telah membantah atas hal tersebut melalui pengacaranya, Yakub Arupalaka. ''Di mana Firza menolak ada rekaman foto suara. Beliau menolak dan tidak tahu sama sekali,'' tuturnya.

Firza juga menegaskan bukan orang dalam chat bernada porno diduga bersama Rizieq. Firza juga menegaskan foto-foto vulgar dalam chat tersebut adalah bukan dirinya.***
loading...
Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Hukrim
wwwwww