Perkosa dan Bunuh Siswi SD, Ini Alasan Pelaku

Perkosa dan Bunuh Siswi SD, Ini Alasan Pelaku
Ican, tersangka pemerkosa dan pembunuh siswi SD. (merdeka.com)
Rabu, 24 Mei 2017 00:15 WIB
PALEMBANG - Polisi akhirnya berhasil menangkap pria yang diduga memerkosa dan membunuh siswi SD berinisial NP (8) di Palembang.

Kepada polisi, pelaku bernama Ican (32) itu, mengaku bertemu dengan korban saat bermain di dekat rumahnya di Lorong Aman, Jalan Ki Marogan, Kelurahan Kemang Agung, Kertapati, Palembang, Jumat (19/5) siang. Lantas, tersangka memanggil korban untuk membelikan rokok, namun ditolak NP.

Kesal dengan penolakan itu, tersangka kembali memanggil korban dengan alasan disuruh Jamilah (50), pemilik rumah tempat penemuan mayat korban. Korban pun datang menemui tersangka.

Sesampai di rumah, korban ditarik tersangka ke dalam kamar. Korban yang berteriak diancam tersangka untuk diam. Korban kembali berontak yang membuat tersangka naik pitam. Mulut korban dibekap dan lehernya dicekik korban.

''Saya kesal dia (korban) tak mau membelikan rokok, makanya saya panggil ke rumah Jamilah, biar dia mendekat,'' ungkap tersangka Ican di Mapolresta Palembang, Selasa (23/5).

Melihat korban tak berdaya, tersangka semakin beringas. Dia memerkosa korban lebih dari sekali.

Setelah itu tersangka mencekik korban hingga tewas. Hal itu dilakukannya agar tak diketahui orang lain. ''Habis itu saya masukkan dalam karung dan dimasukkan di bawa ranjang kamar,'' pungkasnya.

Ditembak 6 Kali

Jajaran Polsek Kertapati Palembang terpaksa menembak pelaku pemerkosa dan pembunuh siswi SD NP, Ican, lantaran berupaya melarikan diri, saat akan diringkus.

Tersangka ditangkap setelah polisi mengetahui keberadaannya di seputaran Pasar Induk Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Selasa (23/5) dini hari.

Lalu, polisi bergerak menuju lokasi dan menemukan tersangka di dekat musala. Mengetahui kedatangan polisi, tersangka berupaya kabur sehingga akhirnya ditembak polisi.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono membenarkan penangkapan terhadap tersangka Ican. Tersangka masih diperiksa penyidik setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

''Ya benar, dini hari ditangkapnya, kita tembak karena mau kabur saat disergap," ungkap Wahyu, Selasa (23/5).***   
loading...
Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Hukrim
wwwwww