Pengukuhan Ketum MUI Sebagai Guru Besar UIN Malang Dihadiri Presiden

Pengukuhan Ketum MUI Sebagai Guru Besar UIN Malang Dihadiri Presiden
KH Ma'ruf Amin. (republika.co.id)
Rabu, 24 Mei 2017 11:59 WIB
MALANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Jawa Timur, mengukuhkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin menjadi Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu (24/5). Pengukuhan tersebut dihadiri Presiden Joko Widodo.

Dalam acara pengukuhannya itu, KH Ma'ruf Amin membacakan orasi ilmiah berjudul ''Solusi Hukum Islam (Makharij Fiqhiyyah) sebagai Pendorong Arus Baru Ekonomi Syariah di Indonesia (Kontribusi Fatwa DSN-MUI dalam Peraturan Perundang-undangan RI)''.

Plt Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim, Mudjia Rahardjo, mengatakan pihaknya memandang KH Ma'ruf Amin merupakan sosok yang memiliki keilmuan, komitmen dan dedikasi yang tinggi untuk mengabadikan diri sebagai tokoh yang secara konsisten berjuang memberikan pencerahan sebagai ulama.

''Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas kiprah beliau selama ini,'' kata Mudjia.

Dia menambahkan bahwa KH Ma'ruf Amin merupakan sosok yang berita ulul albab yang memiliki kedalaman spritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional serta dilandasi oleh semangat ajaran dan nilai-nilai Islam.

''Beliau merupakan tokoh penting, ulama kontemporer, yang berperan dan berkarya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,'' ujarnya.

Penganugerahan gelar profesor tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengembangan akademik dan peningkatan sumber daya manusia di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Berdasarkan UU 12/2012 pasal 72 ayat 5 tentang Guru Besar Tetap dan Tidak Tetap yang diperkuat dengan Permendikbud 40/2012 menjelaskan bahwa perguruan tinggi yang terakreditasi institusi A dapat mengusulkan pemberian penghargaan akademik kepada orang-orang berprestasi dan memiliki komitmen serta dedikasi untuk mengabdi kepada masyarakat baik secara individual maupun kelompok.

Profil KH Ma'ruf Amin

Selain dikenal sebagai ulama dan terjun di dunia politik, KH Ma’ruf Amin juga aktif di dunia perbankan. Ia berperan sebagai Ketua Dewan Pengawas Syari’ah (DPS) di berbagai bank dan asuransi syariah. Di antaranya di Bank Muammalat, Bank BNI Syariah, dan Bank Mega Syariah.

Pria kelahiran Tangerang ini juga menulis banyak buku yang berkaitan dengan ekonomi Islam. Buku-buku karyanya antara lain Prospek Cerah Perbankan Syariah (2004), Meluruskan Makna Jihad, Mencegah Terorisme (2006), Melawan Terorisme dengan Iman (2007), dan Fatwa dalam Sistem Hukum Islam (2008).

Ia juga menelurkan buku berjudul Produk Halal: Melindungi dan Menentramkan (2010), Harmoni dalam Keberagaman: Dinamika Relasi Agama-Negara (2011), Era Baru Ekonomi Islam Indonesia: Dari Fikih ke Praktek Ekonomi Islam (2011), Fatwa Empat Bingkai Kerukunan Nasional (2013), dan Pembaharuan Hukum Ekonomi Syariah (2013).

Ketua Senat UIN Maliki Imam Suprayogo mengungkapkan penganugerahan gelar profesor kepada Ma'ruf merupakan bentuk apresiasi terhadap kiprahnya mengembangkan ilmu ekonomi muamalat syariah.

''Beliau sesungguhnya tidak memerlukan gelar ini, tapi kitalah yang perlu ilmu dari beliau,'' ungkap Imam ketika membuka sidang senat di aula UIN Maliki.***   

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Pendidikan
wwwwww