Mantan Juara Dunia MotoGP Nicky Hayden Meninggal Usai Kecelakaan

Mantan Juara Dunia MotoGP Nicky Hayden Meninggal Usai Kecelakaan
Nicky Hayden. (detik.com)
Selasa, 23 Mei 2017 07:11 WIB
CESENA - Mantan juara dunia MotoGP Nicky Hayden meninggal dunia di usia 35 tahun, usai mengalami kecelakaan di Italia, belum lama ini.

Pembalap berusia 35 tahun itu menderita cedera di kepala dan trauma dada yang parah karena tertabrak oleh sebuah mobil saat sedang bersepeda di Rimini, Rabu pekan lalu.

Hayden dilarikan ke rumah sakit setempat sebelum dipindahkan ke ruang ICU di rumah sakit di Cesena, di mana dokter memastikan bahwa dia mengalami kerusakan otak. Setelahnya Hayden terus dalam kondisi kritis.

Sebelumnya, beredar rumor bahwa Hayden meninggal dunia pada akhir pekan lalu yang lantas ditepis. Namun, kini pihak rumah sakit memberi pernyataan resmi bahwa bahwa pebalap World Superbike itu telah tiada pada Senin (22/5/2017).

''Tim medis menyatakan kematian pasien Nicholas Patrick Hayden, yang telah dirawat sejak Rabu 17 Mei di ruang ICU Rumah Sakit Bufalini di Cesena, menyusul polytrauma sangat serius yang terjadi di hari yang sama,'' bunyi pernyataan itu yang dilansir the Guardian.

Sampai kematiannya Hayden didampingi oleh kedua orang tuanya Earl dan Rose, tunangannya Jackie, kedua saudara laki-lakinya Roger Lee dan Tommy, serta dua saudara perempuannya Jenny dan Kathleen.

Catatan Karier Hayden

Pembalap ternama asal Amerika Serikat tersebut memulai karir balapnya saat memenangkan kejuaraan AMA superbike pada 2001 sebagaimana dikutip dari wikipedia. Sementara debut pertama di MotoGP dimulainya pada tahun 2003, segera setelah memenangkan kejuaraan AMA Superbike-nya, Hayden langsung bergabung dengan tim utama di balapan MotoGP Repsol Honda

Hayden juga langsung menjadi rekan setim sang juara bertahan, Valentino Rossi. Di tahun pertamanya pada balapan MotoGP (2003) ia berhasil menyelesaikan di urutan ke-5 di klasemen poin kejuaraan dengan mengendarai Honda RC211V.

Prestasi tersebut juga sebuah raihan gemilang yang membuatnya memenangkan penghargaan 'Rookie-of-the-Year'. Kemudian pada 2005, Hayden berhasil finis ke-3 di poin kejuaraan MotoGP di belakang Marco Melandri dan pemenang seri, Valentino Rossi.

Namun pada 2004, menjadi tahun yang sulit bagi Hayden dan kerap mendapat kritikan. Namun untungnya, dia dapat menjawab semua kritikan itu dengan kemenangan pertamanya pada 2005 di Laguna Seca.

Untuk 2006, Hayden menjadi ujung tombak tim Repsol Honda, dan merupakan satu-satunya pembalap yang diberikan penuh motor Honda 2006 selama tes pra-musim. Di tahun itu juga ia berhasil mematahkan juara beruntun Valentino Rossi.

Sementara 2007 dimulai dan diselesaikan dengan buruk oleh Hayden kesulitan dengan performa, dan rekan setim, Dani Pedrosa. Dengan satu pole dan 3 podium tetapi tidak ada kemenangan membuatnya menjadi juara bertahan terburuk ke-2 yang pernah tercatat setelah Kenny Roberts Jr.

Begitu pun tahun 2008 juga bukan tahun yang baik bagi Hayden,dan di tahun itu juga Hayden memutuskan untuk meninggalkan Honda dan bergabung dengan Ducati Marlboro Team untuk membalap bersama Casey Stoner pada musim MotoGP 2009.

Di tahun 2009, Hayden justru menderita cedera. Hayden menyelesaikan kejuaraan MotoGP 2009 di posisi ke-13 (dari 18), hasil terburuknya dalam 7 tahun balapan MotoGP.Pada 3 September 2009, dikonfirmasi bahwa Hayden telah menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun dengan Ducati untuk musim MotoGP 2010, mengakhiri spekulasi kepindahannya dari tim tersebut. Dia akan menjadi rekan setim Casey Stoner lagi di tim itu.

Pada 2010, Hayden memperpanjang kemitraannya dengan Ducati, menandatangani kontrak perpanjangan dua tahun dengan tim pabrikan tersebut. Dia digabungkan di tim itu dengan mantan rekan setim Honda-nya, Valentino Rossi, yang juga menandatangani kontrak dua tahun, untuk serekan dengan Hayden. Musim 2011 Hayden dimulai dengan finis ke-9 di Qatar, sebelum dia meraih satu-satunya podiumnya dimusim itu pada GP Spanyol di Jerez.

Kemudian, pada 2012 Hayden dan Rossi tetap bersama Ducati dimana Hayden menyelesaikan masing-masing dari 10 balapan pertama di musim itu dalam poin, finis di antara ke-6 dan ke-11 dalam balapan-balapan itu.

Untuk musim 2013, Hayden digabungkan di tim pabrikan Ducati dengan Andrea Dovizioso, yang pindah dari Monster Yamaha tech 3 untuk menggantikan Valentino Rossi, yang kembali ke setup pabrikan Yamaha.

Lalu pada 17 Oktober 2013, setelah 4 tahun bersama Ducati, Hayden bergabung dengan Drive M7 Aspar untuk musim 2014. Hayden bermitra dengan Hiroshi Aoyama, yang pindah dari squad Avintia Blusens. Ia finis ke-16 di klasemen akhir kejuaraan.

Untuk musim 2015, Hayden tetap bersama Aspar Racing Team, untuk mengendarai Honda RC213V-RS spesifikasi-open yang baru. Dia digabungkan di tim itu dengan Eugene Laverty, yang pindah dari Kejuaraan Dunia Superbike

Pada 8 Oktober 2015, Hayden mengumumkan dirinya akan pindah ke Kejuaraan Dunia Superbike untuk musim 2016. Hayden akan menggantikan Sylvain Guintoli di tim Ten Kate Racing bermesinkan Honda, bersama Michael van der Mark. Ia juga tetap berada di kejuaraan Superbike hingga 2017 yakni di Ten Kate Honda (sekarang dikenal sebagai Tim Red Bull Honda World Superbike) untuk musim 2017, bermitra dengan Stefan Bradl.

Namun belakangan, Hayden kembali ke MotoGP sebagai pengganti saat para pengendara Honda cedera. Setelah bintang Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, Jack Miller, absen di ronde Aragon, Hayden dipanggil oleh Honda dalam peran mengganti, yakni finis ke-15.***   

Editor:hasan b
Sumber:detik.com dan republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Olahraga
wwwwww