Innalillah...Minggu Dini Hari, Peristiwa Kebakaran Kembali Hanguskan Enam Bangunan dan 1 Unit Mini Bus di Kapau Agam

Innalillah...Minggu Dini Hari, Peristiwa Kebakaran Kembali Hanguskan Enam Bangunan dan 1 Unit Mini Bus di Kapau Agam
Enam bangunan dan 1 unit mini bus terbakar di Korong Tabik, Nagari Kapau, Tilatang Kamang, Agam, Minggu 21 Mei 2017.
Minggu, 21 Mei 2017 21:25 WIB
Penulis: Jontra
AGAM - Warga Kapau yang tengah lelap tertidur, kembali dikejutkan dengan terjadinya peristiwa kebakaran di lingkungan mereka. Setelah beberapa hari sebelumnya peristiwa serupa terjadi di Jorong Mato Aia, kali ini kobaran api kembali terjadi dan menghanguskan enam bangunan di Jorong Korong Tabik, Nagari Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Minggu, 21 Mei 2017 sekira pukul 01.50 WIB.

Kasi Pengendalian Operasional dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Kebakaran Kota Bukittinggi, Hendra Eka Putra mengatakan, rumah yang hangus milik Ramon Arisyaputra (35) salah seorang ASN yang bertugas di Pemko Bukittinggi. Sementara tiga petak kedai semi permanen milik Ermawati (60) yang dikontrak Rio (30), pegawai honorer operator SDN 07 Kapau serta satu mobil Kijang Super milik Rio, terangnya.

Sementara itu, satu petak di sebelahnya ditempati oleh Wit (60) yang sehari-hari berjualan nasi. Sementara petak ketiga ditempati Tuanku (55) yang membuka usaha perabot.

Dikatakan juga oleh Hendra, bangunan semi permanen bertingkat yang satu lagi terdiri dari tiga petak, pada petak sebelah Barat ditempati Ujang (55), sehari-hari membuka usaha bengkel sepeda.

Sedangkan rumah petak di tengah merupakan kantor kelompok tani. Petak sebelah Timur tidak ditempati (kosong). Bangunan tersebut merupakan milik Masjid yang sudah dihibahkan oleh pemiliknya.

Untuk menjinakkan kobaran api, sebanyak 6 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi berjibaku agar kobaran api tidak merembet lebih besar lagi.

Sekira pukul 03.20 WIB, api baru dapat dikuasai sepenuhnya oleh personel damkar, relawan dan masyarakat sekitar. Sementara itu untuk kerugian materi akibat peristiwa ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, dugaan awal diduga sumber api karena arus pendek korsleting listrik. Namun, untuk mengetahui penyebab terjadinya peristiwa kebakaran ini secara pasti masih diselidiki oleh pihak Kepolisi Resor Bukittinggi, pungkasnya.(**)

wwwwww