Hari Ini, Polisi dan Wartawan Sepakati Nota Kesepahaman Wartawan Mitra Polri Peduli Kamtibmas di Polres Bukittinggi

Hari Ini, Polisi dan Wartawan Sepakati Nota Kesepahaman Wartawan Mitra Polri Peduli Kamtibmas di Polres Bukittinggi
Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana berserta jajaran foto bersama dengan para wartawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Wartawan Peduli Kamtibmas (FKWPK) Polres Bukittinggi di Aula Mapolres Bukittinggi, Minggu, 21 Mei 2017. 
Minggu, 21 Mei 2017 21:56 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Guna meningkatkan kerjasama dan pererat hubungan silaturahmi dengan para awak media, Polres Bukittinggi membentuk sekaligus mengukuhkan Forum Komunikasi Wartawan Peduli Kamtibmas (FKWPK) Polres Bukittinggi di Aula Mapolres Bukittinggi, Minggu, 21 Mei 2017.

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan terbentuknya forum FKWPK tersebut bertujuan untuk mempererat jalinan silaturahmi dan kerjasama antara Polres Bukittinggi dengan wartawan secara profesional agar Kantibmas tetap terjaga di wilayah hukum Polres Bukittinggi.

“Karena, kita menyadari persoalan Kantibmas bukan hanya tugas Polri saja, namun seluruh eleman masyarakat termasuk juga dengan wartawan. Karena wartawan merupakan patner polisi dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat,” ungkap Arly Jembar Jumhana.

Dikatakan juga oleh Arly Jembar, kalau wartawan sudah dianggap patner maka kedudukannya harus sejajar tidak ada yang dibawah maupun diatas. Sehingga kerjasama itu dapat berjalan dengan baik. Namun untuk menjalin kerjasama tersebut tentu di mulai dari komunikasi. Sedangkan komunikasi terbentuk karena saling kenal. "Bagaimana kita bisa membuat kerjasama kalau diantara kita saja tidak saling kenal satu sama lain,” terangnya.

Ketua PWI Bukittinggi Asril Gindo menyambut baik terbentuknya FKWPK tersebut dalam rangka menciptakan Kantibmas di Kota Bukittinggi. Menurut Asrial Gindo sebenarnya antara Polres Bukittinggi dengan para awak media sudah terjalin kerjasama.

“Namun tidak semua wartawan di Bukittinggi yang tergabung dalam FKWPK. Kita berharap kepada Bapak Kapolres agar nantinya wartawan yang belum tergabung dapat di rangkul,” harap Asrial Gindo.

Ia juga berharap, kerjasama itu dapat saling menguntungkan, baik jajaran Polres Bukittinggi maupun media tempat wartawan bernaung. “Selama ini kita sebagai wartawan masih kesulitan untuk mendapatkan informasi dari pihak kepolisian yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ulasnya.

Dengan adanya kerjasama ini lanjutnya, mudah-mudahan kedepan tugas-tugas wartawan dalam menjalankan jurnalistiknya dapat berjalan dengan baik, tanpa mengurangi indenpendensi wartawan.     

Hal senada juga disampaikan, Ketua Bukittinggi Pers Club (BPC) Jontra menyambut baik terbentuknya FKWPK. Ia berharap kepada Kapolres, jika nanti ada wartawan di Bukittinggi yang berurusan dengan hukum karena pemberitaan, ia meminta penyelesaian masalah tersebut melalui UU Pers.

“Jika nanti ada rekan-rekan kami yang dilaporkan ke polisi karena pemberitaan maka, kita meminta Pak Kapolres agar penyelesaiannya melalui UU Pers,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Bukittinggi, Joni Feri juga menyebutkan, semoga dengan adanya Nota Kesepahaman antara wartawan dengan Polri ini akan terus memberi kontribusi yang baik satu sama lainnya, sehingga akan berimbas untuk kemajuan bagi Kota Bukittinggi di masa yang akan datang.

Acara nota kesepahaman dan pengukuhan FKWPK juga dihadiri oleh Waka Polres Bukittinggi, Kompol Dasveri Abdi, Kapolsek Kota Bukittinggi, Kompol Zahari Almi, Kabag Ops Polres Bukittinggi, Kompol Albert Zai, Kabag Sumda, Kompol Desmentrial serta seluruh Kapolsek yang berada di kawasan Hinterland wilayah hukum Polres Bukittinggi.(**)

wwwwww