Religi

Ilmuwan Amerika Serikat Buktikan Puasa Bisa Cegah Kanker dan Tumor

Ilmuwan Amerika Serikat Buktikan Puasa Bisa Cegah Kanker dan Tumor
(dream)
Jum'at, 19 Mei 2017 07:15 WIB
JAKARTA - Selama Ramadan umat Muslim menjalankan puasa wajib sebulan penuh. Selain bernilai ibadah, puasa diyakini bermanfaat bagi kesehatan.

Dikutip dari dream.co.id, sudah banyak penelitian tentang manfaat puasa ini. Salah satunya hasil penelitian yang dilakukan sekelompok ahli nutrisi dari University of Southern California, Amerika Serikat. 

Menurut guru besar Ilmu Biologi dan Penuaan universitas itu, Profesor Valter Longo, berpuasa bisa memberikan cukup waktu untuk membentuk sel baru yang mampu meningkatkan imunitas tubuh.

''Berita gembiranya, berpuasa dapat membuang sel-sel darah yang sudah rusak dan tua,'' kata Valter, dikutip Dream dari laman Malaysia News Hub, Rabu 17 Mei 2017.

Dalam laporan penelitiannya, para ilmuwan berkesimpulan bahwa berpuasa selama tiga hari dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh, terutama bagi pasien kanker yang menjalani kemoterapi.

Selain itu, berpuasa dapat memperbaiki ketahanan tubuh manula yang terus menurun karena faktor usia.

''Jika sistem sel tubuh Anda rusak parah akibat pengobatan kemoterapi atau melalui proses penuaan, dengan berpuasa ia mampu mengembalikan sel baru yang lebih baik,'' ucap Valter.

Puasa secara rutin juga dapat menambah sel darah putih dalam tubuh.

Dengan meningkatnya sel darah putih dapat membantu memperbaiki sistem ketahanan tubuh seseorang.

Temuan terpenting para ilmuwan itu, puasa dapat menghindarkan seseorang pada risiko penyakit kanker dan tumor. Sebab, berpuasa dapat menurunkan enzim PKA, enzim pemicu kanker dan tumor.***   

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:GoNews Group, Umum
wwwwww