PB.PABBSI Optimis Tambah Emas di ISG IV

PB.PABBSI Optimis Tambah Emas di ISG IV
Istimewa.
Minggu, 14 Mei 2017 15:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB.PABBSI) optimis dapat menambah pundi medali emas pada perburuan medali hari kedua Islamic Solidarity Games (14/5/2017).

Tambahan 1 keping medali emas itu diprediksi akan datang dari lifter putra Eko Yuli Irawan yang akan bertanding hari ini. Peraih perak Olimpiade Rio 2016 itu akan turun di kelas 62 kilogram.

"Peluang Eko untuk mempertahankan medali emas di ISG IV ini sangat terbuka lebar dan saya yakin Eko mampu menjadi yang terbaik di kelas andalannya,“ ujar Sony Kasiran yang juga anggota Komisi Tekhnik International Weightlifting Federation (IWF).Eko Yuli Irawan akan bertanding pada pukul 12.00 waktu setempat atau 16.00 WIB.

Menurut Sony Kasiran, praktis tidak ada lawan berat bagi Eko Yuli di ISG IV ini. Pasalnya, pesaing Eko Yuli seperti dari Korea Utara dan China tidak berpartisipasi di ISG IV ini.

"Lawan terdekatnya adalah Lifter Saad Ahmed dari Mesir. Tapi, kedua lifter tersebut masih di bawah Eko Yuli ," ungkap Sony Kasiran yang juga Kabid Organisasi PB .PABBSI.

Selain dari Eko Yuli Irawan di kelas 62kg, kata Sony, peluang tambahan medali juga bisa datang dari lifter putri yunior Acchedya Jagadditha di kelas 58kg.

”Acchedya bisa jadi kuda hitam tinggal tergantung penerapan strategi Supeni pelatih yang juga Ibunya, bersama tim pelatih PB.PABBSI,” ujarnya.

Senada dengan Sony Kasiran, Juru Bicara Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Parlindungan Pane yang turut mendampingi kontingen Indonesia di Azerbaijan juga optimis tambahan medali emas akan datang dari cabang angkat besi.

"Mudah-mudahan Eko Yuli Irawan bisa menambah perbendaharan emas kontingen Indonesia ,” ujar Raja Parlindungan Pane yang juga Ketua SIWO PWI Pusat kepada GoNews.co.

Hingga Sabtu (13/5/2017), kontingen Indonesia di ISG IV ini telah mengoleksi 2 emas dan 2 perak. Tambahan 1 perak dihasilkan Lifter putri Dewi Safitri. Peraih medali emas Olimpiade Remaja 2010 diSingapura itu harus puas dengan medali perak dengan total angkatan 177kg (Snatch 78kg, Clean and jerk 99kg). Medali emas kelas ini diraih Lifter Turki dan Perunggu tuan rumah Azerbaijan.

Dua emas diraih ifter Sri Wahyuni kelas 48kg dan lifter putra Surahmat Wijoyo kelas 56kg dan Perak lainnya M Furqon juga di kelas 56kg. ***
loading...
Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Olahraga
wwwwww