Insiden Penembakan di Kawasan Sekitar Jam Gadang Bukittinggi, Wajah Pelaku Sempat Terekam CCTV

Insiden Penembakan di Kawasan Sekitar Jam Gadang Bukittinggi, Wajah Pelaku Sempat Terekam CCTV
Beberapa selongsong peluru yang ditemukan dan dua orang satpam Bukittinggi Plaza, Rendi dan Habibi yang sempat bentrok dengan orang tak dikenal yang menjadi pelaku penembakan pada Minggu 30 April 2017.
Selasa, 02 Mei 2017 01:12 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Terdengarnya suara letusan senjata seperti suara tembakan sebanyak beberapa kali di seputaran Taman Jam Gadang sontak membuat pengunjung yang sedang menikmati liburan di Ikon Kota Bukittinggi Jam Gadang Bukittinggi, sedikit gaduh, Minggu 30 April 2017 malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Diduga kuat, suara letusan itu berasal dari senjata api. Karena di halaman Plaza Bukittinggi yang bersebelahan dengan Jam Gadang ditemukan sejumlah selongsong peluru. Beruntung, tidak ada korban dalam insiden tersebut.

Menurut penuturan salah seorang saksi mata di lokasi kejadian bernama Reza (23), suara tembakan itu terdengar di sisi sebelah kanan Plaza Bukittinggi. Usai suara tembakan, pengunjung yang ada di sekitar Jam Gadang jadi panik dan langsung berhamburan menyelamatkan diri mereka dan berupaya menjauh dari kawasan sekitar Jam Gadang.

"Saya sempat mendengar suara tembakan lebih dari tiga kali saat itu. Tapi, saya tidak tahu pasti penyebab kejadiannya," ungkap pria yang berdagang di salah satu lantai dalam Plaza Bukittinggi ini.

Informasi yang dihimpun gosumbar di lokasi tersebut, kejadian ini bermula saat salah seorang petugas pengamanan plaza yang bersitegang dengan 2 orang tak dikenal yang memarkir kendaraannya di areal parkir Bukittinggi Plaza. Sementara penyebab keributan tersebut berawal saat orang tersebut ngotot mau membawa kendaraannya yang diparkir di dalam areal parkir Bukittinggi Plaza.

Keributan itu terkait dengan kendaraan yang parkir di sekitar lokasi tersebut. Orang tak dikenal yang akhirnya meletuskan senjata tersebut ngotot meminta agar dia membawa kendaraannya ke luar dari parkiran. Namun, Satpam Bukittinggi Plaza yang piket malam itu Habibi (27) dan Rendi (22) melarang dengan alasan parkiran itu sudah tutup dan meminta pemilik mobil tersebut untuk kembali saat parkiran mobil sudah dibuka kembali, atau jika masih ada petugas parkir silahkan membawa mobil keluar, terangnya.

Namun kedua orang yang belum diketahui identitasnya itu justru mencak-mencak, dan mengatakan, jika mobilnya tidak keluar dia akan menghancurkan tembok di areal parkiran tersebut.

Setelah sempat adu mulut, ternyata memang petugas parkir di areal tersebut memang masih ada, orang tak dikenal itupun membawa mobilnya keluar. Namun sesampainya di luar Bukittinggi Plaza orang itu memarkir kendaraannya di bawah pohon. Merasa tidak terima dengan jawaban Satpam Bukittinggi Plaza, orang tersebut langsung memukuli Satpam. Merasa tidak senang dipukuli keduanya pun sempat berkelahi.

Karena situasi semakin tidak terkendali, sebut Rendi, beberapa orang termasuk petugas Satpol PP kemudian memisahkan mereka. Pelaku yang tak terima, kemudian mencabut pistol dan menembak secara sporadis sebanyak tiga kali yang membuat banyak orang ketakutan, bahkan ada yang berlarian.

"Beruntung tembakan itu tidak terarah, ada yang mengenai atap serta dinding plaza, bahkan ada satu tembakan yang sepertinya diarahkan ke saya," sebut Rendi yang masih terlihat trauma usai kejadian tersebut.

Selanjutnya, menurut Rendi, pelaku kemudian pergi menggunakan mobilnya diiringi kepanikan pengunjung Jam Gadang yang sedang ramai. Tak ada yang terluka parah akibat insiden ini, selain Habibi yang sedikit mengalami memar.

Setelah terjadinya peristiwa itu, kedua korban sudah melaporkan insiden tersebut ke pihak berwenang seperti Kepolisian Resor Bukittinggi dan Sub Den Pom Bukittinggi, mereka sangat berharap agar kasus ini segera terungkap. Mereka juga sempat menuturkan ciri- ciri kedua pelaku, menurut mereka, kedua pelaku berpakaian cukup rapi dengan usia sekitar 30 sampai 40 tahunan," terangnya.

Sesaat setelah peristiwa itu terjadi, aktifitas di Plaza Bukittinggi maupun di Jam Gadang, tampak berjalan seperti biasanya. Tak ada gejala seperti telah terjadi sebuah insiden yang nyaris menjadi sebuah tragedi berdarah.

Walaupun wajah pelaku sempat terekam oleh kamera pengintai CCTV Bukittinggi Plaza, namun hingga kini, pihak Kepolisian Resor Bukittinggi belum memberikan informasi resmi terkait terjadinya peristiwa ini.(**)
loading...
wwwwww