Berikut Ini Daftar Nama Korban Meninggal Dunia dan Luka-luka Kecelekaan di Puncak Ciloto

Berikut Ini Daftar Nama Korban Meninggal Dunia dan Luka-luka Kecelekaan di Puncak Ciloto
Istimewa.
Senin, 01 Mei 2017 12:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Rumah Sakit Cimacan, Cianjur merilis nama-nama sejumlah korban meninggal dan luka dalam kecelakaan di Ciloto, Cianjur. Berikut adalah nama-nama korban:

1.   Suyono (50), sopir bus asal Jakarta Barat

2.   Willy Chandra (30), pengendara sepeda motor asal Jakarta Barat

3.   Yoyo (42), penumpang mobil Avanza asal Jakarta Barat

4.   Wagiroen (60), penumpang bus asal Jakarta Barat

5.   Suyatna (55), penumpang bus asal Jakarta Barat

6.   Mamad (50), asal Jakarta Barat

7.   Martin (30), pengendara sepeda motor asal Jakarta Barat

8.   Mimi (38), penumpang bus asal Jakarta Barat

9.   Sudinar (60), penumpang bus asal Cianjur

10. Siti Masitoh (40), penumpang angkot asal Cianjur

11. Jajang (55), supir mobil Avanza asal Jakarta Barat

Berdasarkan keterangan, dua orang korban meninggal lainnya masih dalam proses identifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, korban luka berat yaitu:1.   Jones (29), pengendara sepeda motor asal Jakarta

2.   Tio Wores (26), pengendara sepeda motor asal Jakarta

3.   Iim Ibrohim (40), pengemudi angkot asal Cianjur

4.   Tini Hartini (29), penumpang Avanza asal Jakarta

5.   Hanifah (29), warga setempat asal Cianjur

6.   Johnson Nainggolan (40), asal Jakarta Selatan

Hingga saat ini, terdapat 39 orang yang masih dalam perawatan karena mengalami luka ringan.

Kelayakan armada menjadi poin utama yang diperhatikan usai terjadinya kecelakaan. Termasuk kecelakaan di kawasan Ciloto, Cianjur, Minggu 30 April 2017 siang. Dugaan sementara, bus pariwisata yang terlibat kecelakaan itu melaju dari arah Puncak menuju Cipanas dan mengalami rem blong atau tidak layak jalan.

Dirlantas Polda Jawa Barat Tomex Kurniawan menuturkan, hal tersebut masih dalam proses penyelidikan. Hanya, secara kasat mata, kondisi fisik bus yang mengangkut 34 orang penumpang itu tergolong sudah tua.

"Ada indikasi kalau bus tersebut tidak layak jalan. Apalagi, sejumlah dokumen yang seharusnya dibawa oleh pengemudi pun belum ditemukan di lokasi," katanya.

Menurutnya, kepolisian belum menemukan buku KIR yang seharusnya dibawa pengemudi. Namun, hingga saat ini proses pencarian pun terus berlangsung.

Kepolisian akan melakukan uji teknik terhadap bus pariwisata tersebut. Ia mengungkapkan, jika melihat dari kondisi jalan yang tidak begitu padat, idealnya rem bus tersebut berfungsi dengan baik.

"Apalagi selain rem utama, ada rem tangan sebagai cadangan yang seharusnya berfungsi. Tapi kami butuh proses penyelidikan lebih lanjut untuk dapat hasul uji secara lengkap terkait kelayakan jalan,” ucapnya. ***
loading...
Sumber:pikiran rakyat
Kategori:GoNews Group, Peristiwa
wwwwww