Pelawak Grup Srimulat Bambang Gentolet Tutup Usia

Pelawak Grup Srimulat Bambang Gentolet Tutup Usia
Bambang Gentolet. (tempo.co)
Jum'at, 28 April 2017 07:31 WIB
SURABAYA - Bambang Gentolet, personel grup lawak Srimulat, meninggal dunia di Rumah Sakit Bakti Dharma Husada (BDH) Surabaya, Kamis 27 April 2017 pukul 22.30 WIB.

''Mas Bambang Gentolet meninggal dunia di rumah sakit dan sekarang jenazahnya baru tiba di rumah duka,'' ujar tetangga Ketua RT I - RW IV, kawasan Manukan Tengah, Teguh Hari Budiarso, Jumat dini hari 28 April 2017, seperti dikutip dari tempo.co.

Sebagai tetangga sekaligus teman dekat, Teguh mengaku kaget dengan kepergian almarhum karena hanya beberapa jam dirawat di rumah sakit. ''Kamis sore, para tetangga membawa mas Bambang ke rumah sakit karena sempat tidak sadar di rumahnya. Kemudian pada malamnya kami menerima kabar duka ini,'' tutur dia.

Sehari sebelum meninggal dunia, kata dia, Bambang Gentolet masih sempat bercanda dengan tetangganya yang melihat sedang berjalan di kawasan rumahnya.

''Saya sendiri menyapanya dan bertanya, 'Mau ke mana mas Bambang?' kemudian dijawab ke rumah sakit periksa gigi. Katanya dia sakit gigi, tapi ya begitu, antara serius dan bercanda sama saja,'' kata Teguh.

Tak itu saja, dia melanjutkan, pada Kamis pagi para ibu-ibu yang melihat Bambang Gentolet juga menyapa menanyai hendak pergi ke mana. Kemudian, ucap Teguh, Bambang Gentolet menjawab ''nggolek upo'' (mencari nasi).

Bambang Gentolet merupakan salah satu personel Grup Lawak Srimulat di Kota Surabaya yang dikenal dengan ciri khas potongan rambutnya. Pelawak kelahiran Yogyakarta, 30 Juni 1941 tersebut sangat dikenal di Jawa Timur.

Saat-saat Terakhir

Seniman Jawa Timur merasa kehilangan dengan berpulangnya komedian Bambang Gentolet, yang tetap eksis di dunia panggung lawak hingga akhir hayatnya.

Salah satunya, seperti terlihat di rumah duka, Jalan Manukan Tengah 6-I/1 Surabaya, pada Jumat dini hari 28 April 2017. Kesedihan mendalam tampak dirasakan Sutoyo, seorang komedian yang dalam enam bulan terakhir selalu tampil sepanggung dengan Bambang Gentolet di setiap undangan hajatan.

Dia tidak menyangka pelawak kelahiran Yogyakarta, 30 Juni 1941 tersebut menghadap Sang Pencipta pada Kamis 27 April 2017 malam.

''Sekitar pukul 20.00, Cak Gentolet mengeluh sesak napas kepada salah satu putrinya. Sempat minta dibuatkan teh panas dan minta diseka badannya. Lalu perutnya merasa mules ingin buang air besar namun kemudian terkulai lemas di kamar mandi,'' tutur Sutoyo.

Lantas putrinya segera melarikan ayahnya ke Rumah Sakit Bakti Dharma Husada yang terdekat dengan rumahnya dengan menggunakan taksi. Namun pria bernama asli Kasbianto itu mengembuskan napas terakhir di perjalanan pada sekitar pukul 22.00.

Bambang meninggalkan dua orang putri. ''Kalau istrinya kan sudah meninggal duluan sekitar tiga tahun lalu,'' ucap Sutoyo. Kepergian yang tak terduga, menurut Sutoyo, karena Bambang Gentolet fisiknya selalu terlihat sehat, sama sekali tidak memiliki riwayat penyakit.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:GoNews Group, Umum
wwwwww