Polisi di Bengkulu Tembak Anak Kandungnya Hingga Tewas karena Disangka . . . .

Polisi di Bengkulu Tembak Anak Kandungnya Hingga Tewas karena Disangka . . . .
(dream)
Kamis, 27 April 2017 12:38 WIB
BENGKULU - Anggota Polsek Ratu Agung, Kota Bengkulu, Aiptu BS, menembak anak kandungnya berinisial B, pada Rabu, 26 April 2017, sekitar pukul 04.00 WIB. B tewas akibat tembakan ayahnya tersebut.

''Kejadian penembakan tersebut dilakukan di rumahnya sendiri Jalan Sumatera 5 Kelurahan Sukamerindu Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu,'' kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul di kantornya, Jakarta, Kamis, 27 April 2017.

Martinus menjelaskan awalnya BS mendengar suara pintu kamar terbuka. Dia langsung mengambil senjata api, lalu memeriksa sumber suara.

Tanpa pikir panjang, dia langsung melepaskan tembakan ke sumber suara. Seketika, BS langsung kaget mengetahui sosok yang dia tembak ternyata anaknya sendiri.

''Aiptu BS langsung menembakkan senjata api tersebut ke arah korban dan mengenai bahu sebelah kanan dan melihat korban tersebut anak kandungnya sendiri,'' ucap dia.

Melihat anaknya tersungkur bersimbah darah, BS langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu. Sayangnya, korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal.

Saat di rumah sakit, BS menyerahkan senjata apinya itu kepada Kasubdit Renata Reskrim Polda Bengkulu, Kompol Harry Irawan.

Martinus menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, BS menembak lantaran curiga ada pencuri masuk ke rumahnya.

''Berdasarkan informasi, bahwa Aiptu BS melakukan penembakan tersebut karena menduga ada pelaku pencurian,'' ujar dia.

Usai melarikan anaknya ke rumah sakit dan menyerahkan senjata, BS langsung pergi. Saat ini, BS ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukrim
wwwwww