Home > Berita > Agam

Antisipasi Pemanasan Global, Kodim 0304 Agam dan Pemkab Agam Jalin Kerjasama dan Tanam Pohon untuk Anak Cucu

Antisipasi Pemanasan Global, Kodim 0304 Agam dan Pemkab Agam Jalin Kerjasama dan Tanam Pohon untuk Anak Cucu
Dandim 0304 Agam Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara dan Bupati Agam Indra Catri lakukan penanaman pohon sebagai antisipasi pemanasan global di Jorong Sungai Jariang, Lubuk Basung, Agam, Selasa 25 April 2017.
Rabu, 26 April 2017 15:32 WIB
Penulis: Jontra
AGAM - Untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup serta mengurangi pemanasan global kita harus merawat lingkungan hidup di sekeliling kita, ungkap Dandim 0304 Agam Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara dalam agenda Gerakan Indonesia Tanam Pohon yang digagas oleh Kodim 0304 Agam dan Pemkab Agam di Jorong Sungai Jariang, Nagari Lubuak Basuang, Kecamatan Lubuak Basuang, Agam Selasa 25 April 2017.

Selain itu, diantara hal yang harus kita perhatikan untuk menyikapi hal itu antara lain, Reboisasi, yaitu penanaman kembali daerah-daerah yang saat ini terbilang gundul misalnya saja didaerah perbukitan, lereng gunung, kawasan hutan. Selanjutnya, melakukan upaya rehabilitasi lahan, yaitu memperbaiki kualitas lahan-lahan yang rusak atau kritis (tanah-tanahnya dijadikan subur kembali). Membuat peraturan yang tegas seputar tata guna lahan dan juga pola tata ruang wilayah yang disesuaikan dengan karakteristik dan peruntukan lahan. Menjaga daerah resapan air dengan cara menjaga dan melestarikan tanaman-tanaman (pohon-pohon) yang berada disekitar daerah tersebut. Untuk daerah-daerah yang memiliki tanah yang miring (rentan terhadap erosi), maka sebaiknya dibuat sistem sengkedan atau terasering. Perlunya dibuat sistem tumpangsari agar kandungan organik dan unsur-unsur hara didalam tanah tidak hanya dikonsumsi sejenis tanaman saja. Masyarakat kota juga perlu udara bersih, oleh sebab itu perlu adanya hutan kota atau setidaknya taman kota yang penuh dengan pepohonan, ungkap Salim Kurniawan Dewantara.

Letkol Kav. Salim Kurniawan Dewantara, mengatakan,  bibit pohon  yang ditanam sekarang ini adalah petai, jengkol, dan beberapa jenis tanaman buah-buahan. 

Untuk saat ini baru sekitar 5.000 batang pohon yang sudah tertanam, selain pohon mahoni yang sudah ditanam jauh sebelumnya.

"Tujuan kita untuk menanam pohon jengkol  dan petai ini merupakan salah satu hasil perkebunan yang mampu untuk mengantisipasi inlasi. Bahkan di Kabupaten Agam ini, banyak hasil perkebunan masyarakat yang dikenal di pasaran seperti jeruk manis, durian, manggis, dan masih banyak lagi tanaman buah lainnya," kata Dandim.

Bahkan sekarang setiap Koramil yang ada di kecamatan – kecamatan di Kabupaten Agam, sudah mampu melakukan kerja sama dengan masyarakat, dalam mengembangkan swasembada pangan, mulai dari pertanian, perkebunan, dan sayur-sayuran.

Harapan kita, sesuai dengan program Pemerintah Pusat maupun daerah, di mana semua jajaran Dandim 0304, siap mendukung program tersebut, terangnya.

Sementara itu Bupati Agam Indra Catri Dt Malako Nan Putiah dalam kesempatan itu juga mengatakan sangat mendukung penanaman sejuta pohon dan buah-buahan yang dilakukan oleh Dandim 0304 Agam dan jajarannya. Penanaman ini sangat selaras dengan Pemerintah Kabupaten Agam dengan semboyan Agam Menyemai, ungkapnya.

Disebutkan juga oleh Indra Catri, jika nanti pihak Dandim 0304 Agam kekurangan bibit Bupati Agam siap membantu bibit apa pun. Bahkan sekarang, apabila Dandim masih kekurangan bibit, tinggal jemput saja di rumah Dinas Bupati Agam," kata Indra Catri saat melakukan penanaman bibit jengkol dan petai di lahan milik Dandim 0304 tersebut sehingga menjadi motivasi bagi masyarakat Agam lainnya, tukas Bupati.

Untuk menyukseskan program swasembada pangan, pada kesempatan itu Letkol Salim Kurniawan Dewantara juga menyempatkan diri turun ke sawah - sawah di Lubuak Basung dan berdialog langsung dengan para petani. Dandim juga berjanji akan membantu petani dengan menyediakan kebutuhan petani seperti pupuk dan mesin bajak sawah. (**)

Kategori:Agam, Pemerintahan
wwwwww