Hari Jadi Limapuluh Kota Bisa Dijadikan Perenungan

Hari Jadi Limapuluh Kota Bisa Dijadikan Perenungan
Irfendi Arbi
Senin, 24 April 2017 11:50 WIB
Penulis: Syahrial Asbar
SARILAMAK - Dalam rangka memperingati peristiwa sejarah khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota, yakni hari jadi pemerintahan umum ke-176, hendaknya semua pihak dapat mengambil hikmah dan iktibar dari apa yang sudah dilaksanakan.

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menyebutkan, rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun, hari jadi atau milad, memang sudah menjadi suatu kebiasaan di masyarakat baik pribadi, golongan, kelompok, maupun lembaga. Dari agenda yang dimaksud, seyogyanya semua pihak bisa melakukan muhasabah (perenungan), mengambil ibroh (pelajaran), serta instropeksi diri terhadap perjalanan waktu yang telah dilakukan dari sisi kelemahan dan kekurangan untuk menjadi pelajaran berharga di masa yang akan datang.

''Terkait hal ini kita perlu mengenang dan mengucapkan terima kasih kepada para pendahulu yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengabdi dan berbakti demi membangun negara dan daerah,'' kata Irfendi Arbi.

Pemerintahan umum di Kabupaten Limapuluh kota sudah berumur 176 tahun. Ibarat umur manusia, masa yang hampir 2 abad ini bukan masa yang pendek. Seharusnya dalam pertambahan usia, dapat memberi nilai tambah dari setiap masa yang dilalui dan mampu membuat daerah ini sejajar dengan yang lain.

''Hikmah yang bisa kita petik disini adalah, bagaimana kemajuan suatu rakyat dan bangsa ditentukan oleh kemauan dan kerja kerasnya,'' ujar Irfendi Arbi.

Dalam upaya usaha membangun daerah, ketersediaan potensi sumber daya alam yang melimpah juga tidak menjamin bisa memberi kemakmuran dan kemajuan. Limapuluh Kota harus bangkit dan berbenah, memberdayakan potensi yang dimiliki, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

''Mari kita dorong bersama dan ciptakan peluang kepada generasi muda untuk menguasai ilmu dan teknologi. Kita jadikan momentum hari jadi untuk membangun daerah dan masyarakat melalui diri pribadi, keluarga, dan masyarakat,'' jelasnya.

Dalam menjalankan kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat, serta menjalankan pemerintahan, semua upaya dan kerja keras yang dilakukan harus diiringi dengan semangat kebersamaan dan prinsip kerja sama. Ia mengajak semua elemen menyatukan hati dan tekad, samakan langkah dan persepsi guna memberikan karya dan bakti bagi masyarakat, daerah, dan negara.  

Semenjak dilantik Gubernur Sumbar pada tanggal 17 Pebruari 2016 selaku kepala daerah, Irfendi telah berusaha sekuat tenaga, mengerahkan daya dan upaya untuk menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat. ''Secara bertahap, demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat, kita upayakan apa yang bisa dilakukan,'' katanya.

Berkat bantuan, dukungan dan kerjasama, semua pihak termasuk DPRD selaku mitra kerja pemerintah daerah serta jajaran aparatur sipil negara, Irfendi menyebut, pihak ya sudah berupaya memberikan yang terbaik untuk daerah dibidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. ***

wwwwww