Hari Ini, Kapolda Sumut Paparkan Andi Lala Sang Pembunuh Sadis di Mabar

Hari Ini, Kapolda Sumut Paparkan Andi Lala Sang Pembunuh Sadis di Mabar
Foto Andi Lala ketika sampai di Polda Sumut.[Tribun]
Senin, 17 April 2017 09:01 WIB

MEDAN-Enam hari dilakukan pemburuan terhadap buronan terduga pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (9/4/2017) lalu, Tim Gabungan dari Polda Sumut, Polda Riau dan Polres Inhu berhasil menangkap Andi Lala (35 tahun).

Penangkapan Andi Matalata alias Andi Lala selaku tersangka melanggar Pasal 340 jo Pasal 338 jo Pasal 365 KUHP terjadi di Jalan Lintas Rengat/Tembilahan, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau, pada Sabtu (15/4/2017) dinihari pukul 05.10 WIB.

Seperti diketahui, satu keluarga di Jalan Mangaan, Gang Benteng, Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, tewas dibantai. Kelima korban terdiri dari, Riyanto (40), istrinya Sri Ariyani (40), Marni (60) mertua Riyanto, Naya (13) dan Gilang (8) anak Riyanto. Sementara seorang bocah perempuan berusia 4 tahun, ditemukan dalam kondisi kritis dan hingga saat ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit.


Tiga pelaku, yakni Roni (21), Andi Syahputra (27) dan Andi Lala (35), ditangkap di lokasi berbeda. Ketiganya ditembak polisi karena mencoba melakukan perlawanan saat ditangkap. Tersangka Andi Lala, yang disebut-sebut otak pelaku pembunuhan itu ditangkap di Jalan Lintas Rengat, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau.

Sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (16/4/2017), tersangka tiba di Mapolda Sumut dengan pengawalan ketat polisi. Tersangka berjalan dipapah karena kedua kakinya digips dan ditutupi perban. Andi Lala diperiksa di ruangan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut.

Rencananya, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel akan memaparkan langsung kepada wartawan, Senin (17/4).

Ketiga pelaku diduga melakukan perampokan dan pembunuhan di Jalan Kayu Putih, Gang Banteng, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli, Minggu (10/4) dini hari lalu.

Dalam persitiwa itu, lima korban meninggal yakni Riyanto (40), istri Riyanto, Sri Ariyani (38), dua anak mereka, Syifa Fadillah Hinaya atau Naya (13), dan Gilang Laksono (8). Kemudian ibu mertua Riyanto bernama Sumarni (60).

Hanya Kinara (4), anak bungsu Riyanto-Sri Ariyani, yang selamat pada peristiwa tersebut. Anak ini dirawat di RSUP H Adam Malik, Medan.

Editor:wewen
Kategori:Peristiwa, Hukrim, Umum, GoNews Group
wwwwww