Tak Mau Ikut ke Rumah Orang Tua, Suami Tebas Leher Istri Sampai Nyaris Putus

Tak Mau Ikut ke Rumah Orang Tua, Suami Tebas Leher Istri Sampai Nyaris Putus
Ilustrasi
Sabtu, 15 April 2017 09:42 WIB
SAMPIT - Pembunuhan sadis terjadi di Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kotawaringin Timur, yang melibatkan pasangan suami istri, Banjir (24) dan Pitae (26), ternyata hanya dilatarbelakangi isu yang tak jelas. Kuat dugaan karena istri tak mau ikut ke rumah orang tua suami.

Banjir kemudian tega menghabisi istrinya, Pitae, dengan menebaskan parang ke leher hingga nyaris putus.

Informasi yang diperoleh Kalteng Pos menyebutkan, peristiwa itu berawal ketika sang istri menceritakan bahwa suaminya akan dibunuh oleh seseorang untuk dijadikan tumbal dalam acara adat.

Namun saat ditanya, sang istri atau korban enggan menceritakan isu tersebut dari mana asalnya.

Hal itulah yang kemudian membuat Banjir kesal dan terjadi cekcok di antara keduanya.

Setelah terjadi cekcok, korban memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya yang tak jauh dari lokasi. Namun, pelaku ingin ikut karena mereka pernah berjanji untuk sehidup semati bersama.

Tetapi keinginan pelaku untuk ikut ke rumah orang tua korban ditolak, dengan alasan isu pembunuhan dan isu tumbal adat tadi bakal berimbas pada keluarga besar korban.

Alasan itu akhirnya kembali membuat suasana semakin panas dan cekcok lagi antara keduanya.

Entah setan apa yang merasuki pelaku, saat korban mengemasi barang-barangnya di kamar, pelaku langsung menebas leher istrinya dengan parang hingga nyaris putus. ***
loading...
Editor:Hermanto Ansam
Sumber:fajar.co.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa
wwwwww