Markplus Terapkan Konsep Bekerja Rileks Tapi Kompeten

Markplus Terapkan Konsep Bekerja Rileks Tapi Kompeten
Jacky Mussry Deputy CEO Markplus
Jum'at, 14 April 2017 19:21 WIB
Penulis: Agib Noerman
PADANG - Bekerja di konsultan marketing identik dengan lembur dan deadline. Meski demikian, MarkPlus selalu berusaha mengedepankan lingkungan kerja yang  rileks tetapi tetap kompeten. Hal itulah yang menjadi materi penyampaian presentasi Jacky Mussry Deputy CEO Markplus, Inc pada acara Marketeer of the year 2017, Hotel Kyriad Bumiminang, Kamis (13/4/2017).

Dijelaskannya Markplus didirikan oleh Hermawan Kartajaya, adalah perusahaan yang bergerak di bidang konsultan marketing. Etika kerja yang dibangun berdasarkan passion for knowledge, business, service, dan people berhasil menjadikan MarkPlus memiliki banyak mitra di tingkat lokal, regional, hingga global.

“Kami selalu berusaha memahami dan mengenali mitra selayaknya teman karib, sesuai dengan prinsip Marketing 3.0 yang ditanamkan Bapak Kartajaya selaku petinggi perusahaan,” terang Jacky.

Divisi MarkPlus Inc. terbagi dalam 4 bagian yakni MarkPlus Insight yang bergerak dalam social research, MarkPlus Institute pada bidang pelatihan, MarkPlus Consulting di bidang strategi pemasaran, serta MarkPlus Marketeers sebagai media perusahaan dalam berbagi informasi kepada komunitas dan masyarakat luas.

Dari MarkPlus Inc lahirlah Indonesia Marketing Association (IMA) dengan mengukuhkan M. Arif Wibowo Sebagai President IMA Periode 2015 – 2017 menggantikan President IMA periode sebelumnya, Muhammad Awaluddin dari Telkom.

Pemilihan President IMA tersebut menjadi bagian dari agenda Musyawarah Nasional IMA ke-VII yang dilaksanakan di Jakarta pada bulan Agustus tahun lalu.

Sebagai President IMA baru, M. Arif Wibowo dalam sambutannya mengatakan akan membawa IMA menjadi salah satu assosiasi marketing yang lebih maju lagi dan dapat dihandalkan untuk meningkatkan kemampuan para markeeters Indonesia untuk mampu bersaing di pasar Regional dan Internasional. “IMA akan menjadi “kampus” kedua bagi para markeeters – selain kantor mereka - untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang pemasaran”, Kata Arif.

“Sejalan dengan pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, maka seluruh aspek kemampuan SDM Indonesia harus terus ditingkatkan untuk memenangkan pasar, tidak terkecuali para markeeters Indonesia. IMA bersama – sama dengan Pemerintah dan asosiasi lainnya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan para markeeters Indonesia melalui berbagai program dan inisiatif yang lebih baik dan konsisten sehingga mampu bersaing memenangkan pasar regional,” tambah Arief.

Arif juga berkomitmen akan memberikan sumbangan pemikiran dan tenaga secara maksimal untuk membawa IMA lebih berperan dalam pembentukan karakter dan kemampuan para markeeters Indonesia untuk lebih siap berkompetisi dan mampu pememangkan persaingan regional dan internasional.

Sebagai satu satunya Direktur Utama BUMN di Indonesia yang memegang lisensi “Certified Professional Marketer – ASIA (CPM ASIA), Arif juga akan berjuang memperkuat peran IMA di Indonesia dan akan mempercepat terealisasinya sebanyak 60 kepengurusan IMA Chapter di kota – kota seluruh Indonesia selama dua tahun. Saat ini IMA baru memiliki delapan chapter di Indonesia yaitu di Propinsi Kepulauan Riau, Jambi, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat.

Ketua Indonesia Marketing Association Chapter Padang terpilih Darmawi yang juga  GM.Telkom Sumbar. Menurut Darmawi, IMA yang sudah terbentuk sejak 21 tahun lalu sempat vacum selama 2 tahun di daerah ini.
 Para pimpinan BUMN dan pengusaha lokal berkumpul dan berinisiatif untuk mengaktifkannya kembali organisasi tersebut. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno juga menyambut baik keberadaan IMA yang dipimpin Darmawi dan mengajak organisasi ini bisa mempromosikan pariwisata Sumbar dengan berbagai trik yang dimilikinya dan memanfaatkan dana CSR BUMN dan perusahaan di maksud untuk mempromosi
pariwisata.(agb)

wwwwww