Home > Berita > Umum
Nasional

Dicaci-maki Steven Bernada Rasis, Gubernur NTB Minta Warganya Tidak Terprovokasi

Dicaci-maki Steven Bernada Rasis, Gubernur NTB Minta Warganya Tidak Terprovokasi
Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi. (republika.co.id)
Jum'at, 14 April 2017 16:38 WIB
MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi dicaci-maki bernada rasis oleh seorang mahasiswa Indonesia bernama Steven Hadisurya Sulistyo di tempat check-in counter Batik Air di Bandara Changi, Singapura, Ahad (9/4) lalu.

''Dasar Indo, Dasar Indonesia, Dasar Pribumi, Tiko,'' kata Steven ketika itu mencaci-maki TGH Muhammad Zainul Majdi dan istri.

Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi sudah memaafkan Steven Hadisurya Sulistyo dan meminta masyarakat NTB tidak terprovokasi.

Hal ini diungkapkan melalui juru bicaranya, Yusron Hadi. Yusron yang menjabat sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTB mengatakan, permintaan maaf Steven yang disampaikan melalui Harian Republika pada Kamis (13/4) kemarin, sudah cukup mewakili semuanya.

''Sudahlah jangan diperpanjang, beliau sudah memaafkan,'' ujar Yusron di Mataram, NTB, Jumat (14/3).

TGH Muhammad Zainul Majdi, yang juga dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB), lanjut Yusron, menyayangkan seorang anak muda yang memiliki sikap seperti itu.

''Tidak baik hal ini terus digelindingkan. Cukup apa yang disampaikan di atas sudah mewakili sikap beliau. Sangat disayangkan ada pemuda yang punya sikap demikian,'' ucap Yusron.

TGB mengajak semua pihak untuk lebih arif dan proporsional dalam menyikapi hal ini. ''Semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua, di tengah upaya pengokohan nilai-nilai dan semangat bhineka tunggal ika,'' kata Yusron.

Dalam permintaan maafnya, Steven menyampaikan terimakasihnya kepada TGB yang telah memaafkan dan tidak menempuh jalur hukum.

''Serta memberikan saya maaf atas kekhilafan saya menyebut kata-kata tidak pantas yaitu Dasar Indonesia, Dasar Indo, Dasar Pribumi, Tik*,'' kata Steven.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Umum, GoNews Group
wwwwww